Jumat 10 Januari 2020, 17:01 WIB

Anies Yakin Integrasi MRT-KAI Akan Membuat Subsidi Lebih Hemat

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Anies Yakin Integrasi MRT-KAI Akan Membuat Subsidi Lebih Hemat

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Rangkaian kereta MRT melintas di bawah Halte Transjakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) koridor 13 di Jakarta.

 

PT MRT Jakarta dan PT KAI telah membuat perusahaan patungan (join venture) dengan DKI sebagai pemilik saham mayoritas 51% bernam PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek.

Perusahaan ini akan melakukan pengelolaan stasiun-stasiun dan armada KRL di bawah KCI yang berada di kawasan Jabodetabek.

Dengan integrasi ini nantinya pendanaan subsidi transportasi tidak hanya berasal dari APBD tetapi juga dapat berasal dari APBN.

"Kalau nanti cost terintegrasi dan subsidinya pun terintegrasi, justru harapannya nanti bisa menghemat subsidi," kata Anies ditemui di Kementerian BUMN usai penandatanganan kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan PT KAI, Jumat (10/1).

Menurutnya perusahaan ini nantinya akan berperan untuk melakukan penataan. Dengan adanya join venture, subsidi tidak lagi diberikan permoda.

"Kalau sekarang pemprov subsidi trans Jakarta, pemerintah pusat subsidi kereta KCI," ujarnya.

Melalui kerja sama ini pula diharapkan adanya peningkatan rasio pengguna angkutan umum. Saat ini rasio pengguna angkutan umum dbandingkan angkutan pribadi yakni 60%:40%.

"Kita lihat apakah nanti bisa 75%:24%," kata Anies.

Saat ini seluruh moda transportasi umum yang dikelola Pemprov DKI masih bergantung pada subsidi untuk beroperasi serta menekan tarif tiket.

MRT Jakarta mendapat subsidi sebesar Rp825 miliar, LRT Jakarta mendapat subsidi 439 miliar, dan Transjakarta mendapat subsidi Rp3,2 triliun.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More