Jumat 10 Januari 2020, 16:49 WIB

BI Prediksi Inflasi Januari 2020 di 0,41%

Hilda Julaika | Ekonomi
BI Prediksi Inflasi Januari 2020 di 0,41%

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Gubernur BI Perry Warjiyo

 

GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi inflasi per Januari 2020 terjaga di angka 0,41% month to month (mtm). Angka inflasi Per Januari ini merupakan yang terendah dalam rentang tahun 2016-2019 dengan rata-rata inflasi 0,64%. Sementara itu, untuk perhitungan tahunannya berkisar di 2,81% year on year (yoy).

"Kami perkirakan, di minggu kedua Januari ini, kalo month to month nya adalah 0,41%. Klo year on year-nya adalah 2,81%. Nah inflasi di bulan Januari sebesar 0,41% ini lebih rendah dari rata-rata historis, sejak 2016," ujar Perry di Kantor Bank Indonesia, Jumat (10/1).

Lebih lanjut Perry menjelaskan, beberapa komoditas makanan memang mengalami kenaikan disebabkan faktor musim. Adanya curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini, beberapa produksi cabe dan bawang di beberapa daerah seperti Jawa Tengah memengaruhi inflasi. Misalnya, kenaikan harga cabe merah menyebabkan inflasi mencapai 0,16%. Ada juga bawang merah yang mengalami inflasi sebesar 0,05%.

"Kemungkinan ini karena memamg hujan, dan beberapa produksi cabe dan bawang di beberapa daerah, khususnya di Jawa Tengah itu terpengaruh. Dan ini berpengaruh terhadap inflasi," imbuhnya.

Baca juga: Inflasi 2019 Terendah dalam 20 Tahun Terakhir

Meski demikian, masih terdapat sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga di pasar atau deflasi. Misalnya, angkutan udara mengalami deflasi mencapai 0,05%. Selain itu, ada pula bensin yang mengalami deflasi sebesar 0,04%.

Perry pun menanggapi bahwa adanya bencana banjir kemarin di Jakarta dan sekitarnya berdampak terhadap harga beberapa komoditas. Terutama di beberapa daerah yang mengalami banjir seperti Jakarta dan Depok. Adapun komoditas yang terpengaruh yakni pada harga beras. Untuk harga komoditas lainnya menurut Perry tidak terpengaruh.

"Sementara pada harga-harga yang lain, tidak berpengaruh secara signifikan. Dengan secara keseluruhan, dampak banjir itu terbatas pada sejumlah daerah. Khususnya Jakarta, Depok, Bogor dan sekitarnya. Terutama di harga beras, sementara harga yang lainnya masih terkendali," ujarnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More