Jumat 10 Januari 2020, 16:36 WIB

Mahfud: Kasus Dugaan Korupsi di PT Asabri Capai Rp10 Triliun

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Mahfud: Kasus Dugaan Korupsi di PT Asabri Capai Rp10 Triliun

MI/ BARY FATAHILAH
Menkopolhukam Mahfud MD

 

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berencana memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir terkait dugaan kasus korupsi di PT Asuransi Sosial ABRI (Asabri).

Mahfud mengaku telah mendengar isu terkait indikasi praktik lancung di perusahaan pelat merah tersebut. Menurut dia, pemerintah, seperti yang berulang kali disampaikan Presiden Joko Widodo, tidak akan menutupi siapapun pihak yang terlibat korupsi.

"Saya sudah baca berita-berita, besar sekali korupsinya. Kita tidak boleh toleran terhadap korupsi. Kita akan segera panggil Bu Sri sebagai penyedia dana dan Pak Erick, karena Asabri itu masuk BUMN," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (10/1).

Ia menyebut isu korupsi di PT Asabri mencapai Rp10 triliun lebih. Kasusnya pun tidak kalah fantastis dengan dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang kini sedang ditangani Korps Adhyaksa.

"Kalau memang ada masalah hukum, ya kita giring ke pengadilan. Tidak boleh berkorupsi untuk orang-orang kecil, untuk prajurit, tentara yang bekerja mati-matian, meninggalkan tempat lama-lama, dan sesudah pensiun disengsarakan. Itu kan haknya prajurit," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More