Jumat 10 Januari 2020, 10:55 WIB

Krisis Air, Menteri Lingkungan Bulgaria Ditangkap

Antara | Internasional
Krisis Air, Menteri Lingkungan Bulgaria Ditangkap

Dok Ministry of Environment and Water Bulgaria
Menteri Lingkungan dan Air Bulgaria, Neno Dimov

 

MENTERI Lingkungan dan Air Bulgaria, Neno Dimov pada Kamis (9/1) ditangkap setelah jaksa melakukan pemeriksaan dalam penyelidikan keterbatasan air di Kota Pernik, Bulgaria barat. Sebelum dimasukkan ke mobil polisi, Dimov mengatakan kepada para wartawan bahwa ia akan patuh dalam menjalani proses hukum. Ia diperiksa oleh staf Kantor Kejaksaan Khusus dan para pejabat Kementerian Dalam negeri di kantornya. Namun, ia belum dikenai dakwaan.

Kota Pernik, yang berpenduduk lebih dari 70.000 jiwa, selama lebih dari dua bulan belakangan ini mengalami krisis air. Masalah itu sedang diselidiki oleh beberapa lembaga.

Perdana Menteri Boyko Borissov mengatakan posisi Dimov akan dibahas dengan mitra-mitra koalisi berkuasa. Dalam pemerintahan Borissov periode ketiga, yang dibentuk pada Mei 2017, nama Dimov dicalonkan untuk menduduki jabatan tersebut oleh mitra minoritas dalam koalisi, yaitu Patriot Bersatu yang beraliran nasionalis.
 
Kantor Kejaksaan mengatakan dalam pernyataan bahwa ketua tim kejaksaan Ivan Geshev mendatangi Pernik pada Kamis untuk mengkoordinasikan langkah-langkah yang dijalankan dalam penyelidikan krisis air di Pernik, kota yang terletak di 25 kilometer sebelah barat ibu kota, Sofia.
 
"Bukti-bukti sedang dikumpulkan menyangkut kejahatan oleh sejumlah pejabat yang menyebabkan ada masalah pasokan air di Pernik," kata Kantor Kejaksaan dalam pernyataan.

Partai Sosialis menyatakan akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap pemerintahan Borissov. Partai oposisi terbesar di Bulgaria itu menuduh pemerintah gagal menjalankan kebijakan untuk memastikan ketersediaan air dan kebersihan udara, sehingga berakibat pada krisis air di Pernik serta polusi udara yang parah di banyak kota Bulgaria.

baca juga: PM Trudeau Yakin Pesawat Ukraina Jatuh oleh Rudal Iran

Kejaksaan memusatkan investigasi mereka pada kemungkinan salah urus. Yaitu apakah para pejabat daerah dan perusahaan air serta pemerintah kota sudah mengambil langkah-langkah memadai untuk memastikan pasokan ke Pernik dan beberapa kota di dekatnya berjalan lancar. (OL-3)

 

Baca Juga

ISAAC LAWRENCE / AFP

Perjanjian Ekstradisi Hong Kong dengan Prancis dan Jerman Ditunda

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:25 WIB
Kedua negara telah mempolitisasi kerja sama yuridis, sehingga merusak dasar kerja sama yuridis antara (Hong Kong) dengan Jerman dan...
AFP

Sikap Beijing Melunak di Laut China Selatan

👤(AFP/Van/X-11) 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:00 WIB
TIONGKOK telah memerintahkan personel militer mereka untuk tidak melakukan tembakan pertama bila terjadi insiden tak terkendali di Laut...
AFP

Cawapres Perempuan Kulit Hitam Pertama

👤BBC/Hym/Van/X-10 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 03:17 WIB
Harris merupakan Senator California keturunan India-Jamaika, yang sebelumnya pernah menjadi saingan Biden untuk posisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya