Jumat 10 Januari 2020, 07:45 WIB

Natuna Bersih dari Kapal Ikan Tiongkok

Zuq/Iam/Ind/Pra/X-3 | Nusantara
Natuna Bersih dari Kapal Ikan Tiongkok

ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
KRI Sutedi Senoputra-378 (kiri) dan KRI Teuku Umar-385 berlayar meninggalkan Faslabuh Lanal Ranai, Selat Lampa, Natuna, Kepri, kemarin.

 

SETELAH sejak 24 Desember 2019 berkeliaran di perairan Natuna Utara, sekitar 30 kapal penangkap ikan Tiongkok kemarin dipastikan sudah meninggalkan wilayah itu.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Laksamana Madya Yudo Margono, mengemukakan hal itu di Jakarta, kemarin.

"Hasil patroli dari atas pesawat Boeing, kapal-kapal Tiongkok yang kemarin menangkap ikan sudah bergerak ke utara. Jadi, sudah keluar dari zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia. Kapal ikannya sudah betul-betul keluar dari ZEE Indonesia," kata Yudo.

"Tadi pagi (kemarin) saya menggunakan automatic identification system (AIS) juga tidak terdeteksi. Saya yakin 30 kapal ikan yang disampaikan sebelumnya sudah keluar dari ZEE Indonesia," lanjut Yudo.

Meskipun demikian, dua kapal penjaga pantai (coast guard) Tiongkok masih berada di perairan Natuna. Namun, Yudo menganggap hal itu tidak masalah selama berada di kawasan ZEE Indonesia, bukan di wilayah teritorial.

"Yang masih ada di situ kapal coast guard. Kapal-kapal coast guard karena tidak mengawal ikan, ya boleh atau bebas di ZEE. Ingat, di ZEE, bukan di laut teritorial," ujar Yudo.

Para nelayan Natuna menyambut gembira perginya puluhan kapal penangkap ikan Tiongkok tersebut.

"Mereka (nelayan) semangat melaut kembali karena aman," ungkap Herman, Ketua Rukun Nelayan Lubuk Lumbang.

Jumlah nelayan di Natuna mencapai 6.000 orang. Mereka menjadikan profesi menangkap ikan sebagai mata pencarian selain bertani karet. Herman menyebutkan mayoritas nelayan kini kembali ke pelabuhan untuk menyiapkan perahu mereka. "Nelayan sudah seminggu lebih tidak melaut karena cuaca." (Zuq/Iam/Ind/Pra/X-3)

Baca Juga

Ilustrasi

Yogja Diminta Tetap Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

👤Ardi T 🕔Minggu 01 November 2020, 00:14 WIB
Kepala Stasiun Klimatologi Sleman, DI Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengingatkan, saat ini sebagian besar wilayah DIY sudah memasuki musim...
metronews

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Siswa Bunuh Diri

👤Lina Herlina 🕔Minggu 01 November 2020, 00:08 WIB
Polisi hentikan penyelidikan kasus siswa bunuh diri, MI, 16, yang diduga terbebani sistem belajar daring, karena pihak keluarga menolak...
MI/Arnoldus Ndae

JK: Pandemi Covid-19 Beres di Indonesia pada 2022

👤Arnoldus Dhae 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:40 WIB
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menyatakan butuh waktu sampai tahun 2022 bagi Indonesia untuk benar-benar pulih dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya