Jumat 10 Januari 2020, 05:50 WIB

Perampingan Direktorat tidak Abaikan Budaya

. (Bay/H-3) | Humaniora
Perampingan Direktorat tidak Abaikan Budaya

MI/SUSANTO
Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid

 

DIRJEN Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menyatakan perampingan direktorat yang dipimpinnya tidak memengaruhi fungsi perlindungan dan pengembangan kebudayaan.

"Saya akan mengumpulkan stakeholders terkait agar jelas. Buka berarti hilangnya kata-kata kesenian, sejarah, cagar budaya, dan lain sebagainya membuatnya tidak akan diurus. Tetap diurus, bahkan lebih efektif dengan cara mengubah organisasi kerjanya," kata Hilmar Farid menjawab Media Indonesia di Kemendikbud, Jakarta, kemarin. Hilmar mengakui dari sejumlah komentar yang ia ikuti banyak sekali pertanyaan, juga tidak sedikit yang menggugat atas perampingan ini.

Dia mengungkapkan rencana perubahan tersebut sudah didiskusikan sejak terbit dan disahkannya Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang ditetapkan April 2019. Selama ini keorganisasian Ditjen Kebudayaan dibagi kompartemen berdasarkan objek yang ditangani, seperti kesenian, cagar budaya, dan seterusnya. "Dalam UU ini kita lihat objek ini kalau kita deret tidak akan habisnya. Pendekatan saat ini adalah dengan memperhatikan objek itu ditangani atau alur kerja," jelas Hilmar. (Bay/H-3)

Baca Juga

ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Mensos Realisasikan Janji Presiden untuk Korban Longsor Bogor

👤Ihfa Firdausya 🕔Senin 06 Juli 2020, 18:35 WIB
Mensos mengunjungi warga korban tanah longsor untuk menyerahkan langsung bantuan jaminan hidup kepada sebanyak 4.188 KK senilai Rp3,72...
ANTARA/Asep Fathulrahman

BMKG: Masih ada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

👤Ferdian Ananda 🕔Senin 06 Juli 2020, 18:05 WIB
BMKG memprediksi dalam tiga hari kedepan yakni 6-8 Juli 2020 di beberapa wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat disertai angin kencang...
AFP

Pola Pengendalian Covid-19 Perlu Dievaluasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Juli 2020, 17:47 WIB
Dengan pola pengendalian seperti saat ini sulit untuk mengendalikan penyebaran. Kesadaran kolektif masyarakat menerapkan protokol kesehatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya