Jumat 10 Januari 2020, 04:00 WIB

CdM Kebut Penyusunan Proposal Anggaran

(Mal/R-3) | Olahraga
CdM Kebut Penyusunan Proposal Anggaran

. (Foto:Medcom.id/Riyan F)
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020, Rosan Roeslani, menyambangi kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga

CHEF de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Rosan Roeslani berharap seluruh atlet yang akan mentas di Olimpiade 2020 mendapatkan fasilitas terbaik untuk mempersiapkan diri. Dia mengatakan fasilitas itu bisa didapat jika pemerintah mencairkan anggaran latihan lebih awal.

Rosan saat ditemui, kemarin, mengatakan dirinya menargetkan proposal pengajuan anggaran akan diserahkan paling lambat akhir bulan ini ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sebelum menyetorkan proposal, Rosan rencananya akan berkoordinasi dengan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari. "Pekan depan saya juga akan ketemu induk cabang olahraga yang berpotensi lolos ke Olimpiade. Lalu, saya akan masukan anggarannya berapa ke Pak Menpora. Jadi Januari ini akan kami selesaikan," kata Rosan seusai bertemu dengan Menpora Zainudin Amali di Gedung Kemenpora, Jakarta.

Rosan mengatakan meski April baru diketahui jumlah atlet dan cabor yang lolos ke Olimpiade, rumusan anggaran dibuat. "Tugas saya juga mengejar cabang-cabang untuk memasukkan proposal dari sekarang. Saya pastikan semua administrasi terkait Olimpiade rapi," ujarnya.

Sementara itu, Zainudin menegaskan tidak akan mempersulit ihwal pengajuan anggaran untuk latihan atlet. "Jadi ini komunikasi CdM, KOI, dan cabang harus buat perencanaan sebaik mungkin. Apa yang diperkirakan bisa ada konsekuensinya," kata dia.

Untuk anggaran latihan sepanjang tahun ini, Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan ada 10 induk cabang yang sudah mengajukan proposal anggaran program pemusatan latihan nasional (pelatnas). Gatot mengatakan pencairan dana untuk yang sudah mengajukan proposal akan bermasalah jika ada yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pelatnas tahun lalu.

Dari data yang dipegang Gatot, pengurus Taekwondo Indonesia belum menyerahkan LPJ. Namun, mereka merupakan salah satu dari 10 induk cabang yang disebutkan Gatot telah mengajukan permohonan bantuan dana tahun ini.

Sementara itu, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) baru menyerahkan LPJ pada Rabu (8/1). "Agak terhambat untuk laporan kegiatannya, tapi sudah. Kalau ada kekurangan akan segera di-follow up," kata Bendahara Umum Perbasi Fareza Tamrella. (Mal/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More