Kamis 09 Januari 2020, 20:26 WIB

Komnas HAM Minta Polisi Jangan Buat Masyarakat Berprasangka

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
Komnas HAM Minta Polisi Jangan Buat Masyarakat Berprasangka

MI/Ramdani
Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara.

 

KOMISIONER Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Amiruddin mengungkapkan akan munculnya prasangka di tengah masyarakat terkait pelaku kekerasan pada peserta demo terkait Revisi UU KPK dan RKUHP pada 24-30 September 2019. Hal itu bisa dihindari jika pihak kepolisian melakukan penyidikan dan penyelidikan secara transparan.

"Kita tidak bisa menuduh siapapun, kecuali penyidikan dan penyelidikan dilakukan. Kalau itu tidak dilakukan prasangka akan berkembang kemana-mana," terang Amiruddin usai menyampaikan paparan terkait Temuan Tim Peristiwa 24-30 September 2019 atas Penyampaian Aspirasi Mahasiswa dan Pelajar terhadap Revisi UU KPK dan RKUHP di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta (9/1).

Polisi, menurut Amiruddin, tidak boleh membiarkan prasangka berkembang di tengah masyarakat. Ia menambahkan bahwa  satu-satunya cara untuk mencegah prasangka adalah transparansi proses hukum terhadap pelaku kekerasan.

"Polisi jangan biarkan masyarakat mengembangkan prasangka terhadap berbagai pihak akan peristiwa ini. Satu-satunya jawabannya adalah proses secara hukum dan terbuka," tegasnya.

Senada dengan Amiruddin, Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, mengatakan bahwa polisi harus transparan dalam proses hukum dan terbuka pada publik.

"Ya saya kira polisi harus transparan dan terbuka terhadap, satu, proses yang dijalankan oleh mereka, yang kedua adalah soal hasilnya. Jadi harus diumumkan ke publik" ujar Beka.

Menurut Beka, kepercayaan publik terhadap kepolisian akan terkikis jika polisi tidak mengungkap pelaku kekerasan.

"Tentu akan mengikis kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian. Saya kira yang paling utama di situ," tegasnya.

Zuq

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More