Jumat 10 Januari 2020, 02:30 WIB

Harry-Meghan Mundur dari Keluarga Kerajaan

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Harry-Meghan Mundur dari Keluarga Kerajaan

AFP
Pangeran Harry dan istrinya Meghan

 

THE Duke dan Duchess Sussex, Pangeran Harry, 35, dan istrinya, Meghan Markle, 38, memutuskan mundur dari posisi mereka sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris. Tidak hanya pihak keluarga, kabar tersebut juga mengejutkan masyarakat seantero jagat.

Keputusan lengsernya pemilik nama lengkap Henry Charles Albert David dari keluarga kerajaan diumumkannya lewat akun media sosial resmi kerajaan dan juga pernyataan yang dirilis Istana Buckingham, kemarin.

"Setelah melakukan refleksi dan berdikusi selama berbulan-bulan, kami memilih melakukan transisi pada tahun ini untuk mengambil peran baru di keluarga kerajaan. Kami berencana menghabiskan waktu kami di Inggris dan di Amerika Utara," imbuh pasangan itu.

Pengumuman mengejutkan itu terjadi setelah hubungan yang dingin antara keluarga Kerajaan Inggris dan Pangeran Harry serta Meghan Markle yang terlihat kesulitan menghadapi tekanan sebagai bangsawan.

"Kami ingin mundur dari posisi anggota senior keluarga kerajaan dan bekerja untuk menjadi independen secara finansial sembari terus memberikan dukungan bagi Ratu," kata mereka lagi.

Banyak ketegangan yang tercipta setelah sejumlah persoalan di antara Pangeran Harry dan sang kakak, Pangeran William, terungkap di publik dalam sebuah wawancara dengan media setempat. Dimulai dari tata letak duduk, persoalan karyawan istana, hingga rencana Pangeran Harry yang memutuskan tahun ini tidak merayakan Hari Raya Natal bersama keluarga kerajaan lainnya di Sandringham.

Beberapa jam setelah mengumumkan rencana pengunduran diri itu lewat akun Instagram @sussexroyal, mereka meluncurkan situs resmi www.sussexroyal.com. Dinyatakan situs itu akan menjadi platform informasi akurat soal mereka berdua dan segala kegiatannya.

Juru bicara Ratu Elizabeth II, nenek Pangeran Harry, merilis pernyataan singkat untuk menanggapi keputusan cucunya itu. "Perundingan dengan Duke dan Duchess of Sussex masih di tahap awal. Kami mengerti keinginan mereka untuk mengambil jalur yang berbeda. Namun, ini adalah masalah yang rumit dan akan butuh waktu untuk dijalankan," imbuhnya.

Meski status anggota senior keluarga kerajaan tidak dijelaskan secara pasti, secara umum itu diartikan sebagai seseorang yang dekat dengan Ratu dan secara rutin menjalankan tugas mewakili ratu.

 

Cerdik

Selama ini mereka yang menjadi anggota senior keluarga kerajaan menerima sovereign grant atau dana hibah dari negara kepada kerajaan Inggris. Mereka dilarang menerima penghasilan apa pun dari pihak luar.

Diperkirakan Pangeran Harry menerima jatah untuknya sendiri sebesar 2 juta pound sterling atau sekitar Rp36 miliar seperti dikutip dari Daily Mail. Keputusan untuk hidup mandiri secara finansial membuat Harry tidak lagi menerima sovereign grant itu.

Namun, hal ini bukan berarti kiamat bagi pasangan itu. Berdasarkan analisis yang dibuat para pengamat, tampaknya Harry dan Meghan justru akan memiliki pendapatan lebih besar. Ditambah status yang lebih longgar, maka langkah pasangan yang baru memiliki seorang putra itu malah tampak cerdik. Mereka bisa komersial seperti selebritas sembari tetap menyandang status keluarga kerajaan meski bukan lagi dalam lingkaran inti.

Pasangan yang menikah Mei 2018 itu ditaksir memiliki kekayaan pribadi gabungan sebesar $45 juta atau sekitar Rp623 miliar. Sebagian besar kekayaan itu merupakan milik Harry yang kini berada di urutan keenam pewaris takhta Kerajaan Inggris. Meghan Markle sendiri sebelum menikah merupakan aktris serial televisi. (Uca/H-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More