Kamis 09 Januari 2020, 19:22 WIB

Dipanggil sebagai Tersangka, Mantan Sekretaris MA Nurhadi Mangkir

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Dipanggil sebagai Tersangka, Mantan Sekretaris MA Nurhadi Mangkir

Antara/Reno Esnir
Mantan Sekretaris MA Nurhadi

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi yang terjerat dalam kasus suap dan gratifikasi pengurusan perkara di MA. Dalam pemanggilan perdananya sebagai tersangka, Nurhadi tidak memenuhi panggilan.

"Untuk tersangka NHD (Nurhadi) belum diperoleh konfirmasi terkait ketidakhadirannya," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (9/1).

Sebelumnya, Nurhadi juga sudah tiga kali dipanggil penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka lain. Namun, ia tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

KPK juga memanggil dua tersangka lainnya dalam kasus itu yakni menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

Baca juga : Mangkir Lagi, KPK Imbau Nurhadi Kooperatif

Rezky dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk Nurhadi, sedangkan Hiendra dipanggil dalam statusnya sebagai tersangka. Keduanya juga turut mangkir.

KPK menetapkan ketiganya sebagai tersangka kasus pengurusan perkara di lingkungan MA. Selama menjabat sekretaris di MA, Nurhadi diduga melakukan perdagangan perkara dan menerima suap serta gratifikasi senilai Rp46 miliar.

Adapun Rezky diduga menjadi perantara suap kepada Nurhadi dalam sejumlah pengurusan perkara perdata, kasasi, dan peninjauan kembali. Sementara itu, Hiendra disangkakan sebagai pemberi suap pengurusan perkara. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Bakamla RI

Cegah Covid-19, Bakamla Pastikan TKI Kembali Lewat Jalur Legal

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 31 Maret 2020, 20:05 WIB
TKI yang pulang melalui jalur tikus khususnya dari Malaysia akan diarahkan ke dua pelabuhan resmi yakni Batam dan Tanjung Balai Karimun...
MI/M Irfan

Anggota Fraksi NasDem DKI Sumbang Gaji 5 Bulan untuk Covid 19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 31 Maret 2020, 19:00 WIB
Atas dasar kemanusian seorang anggota DPRD DKI sumbangkan gaji dan tunjangan selama lima bulan kedepan untuk penanganan covid 19 di Ibu...
Ilustrasi

PLN Akan Bebaskan Tagihan Listik 450 Va

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Selasa 31 Maret 2020, 18:51 WIB
PLN bebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (Va) serta diskon pembayaran 50 persen untuk tujuh juta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya