Kamis 09 Januari 2020, 15:17 WIB

Kiprah Legenda Perakuntansian Indonesia Diabadikan dalam Buku

Fetry Wuryasti | Weekend
Kiprah Legenda Perakuntansian Indonesia Diabadikan dalam Buku

Dok. MI/Fetry
Suasana peluncuran buku l A Journey Through Time, The Memoir of Utomo Josodirdjo, di Jakarta, Rabu (7/1)

Di ulang tahunnya ke 90, Utomo Josodirjo yang  sebagai salah satu tokoh yang berpengaruh dalam membawa perkembangan jasa akuntansi profesional di Indonesia meluncurkan sebuah buku berjudul A Journey Through Time, The Memoir of Utomo Josodirdjo yang ditulis oleh Agung Adiprasetyo dan Maria Hartiningsih.

Buku ini mengenai sejarah tokoh legendaris dan inspirator dalam profesi akuntansi Indonesia melalui perjalanan hidup Utomo Josodirdjo.

Ambisinya membangun kantor jasa akuntan publik di Indonesia tidak lain agar menciptakan kesetaraan hak pekerja akuntan baik lokal dan asing, serta supaya pelayanan kantor akuntan terbuka bagi siapa saja.

"Memang dahulu standar misalnya antara Indonesia dan Singapura berbeda. Tapi toh itu bisa dipelajari 6 bulan-1 tahun, bukan berarti mendiskriminasi kalau akuntan Indonesia tidak bisa bekerja di kantor akuntan luar negeri. Dari situ kedongkolan saya makanya membuat kantor akuntan publik," cerita Utomo Josodirdjo, mantan Managing Partner of SGV Utomo, dan anggota Board World Vision International (WVI), di Jakarta , Rabu (8/1).

Alasan lainnya, saat itu banyak kantor akuntan publik yang milik keluarga, berdiri hanya untuk si akuntan pemiliknya. Akibatnya ketika anggota keluarga tidak ada yang meneruskan, tidak berlanjut

"Saya mau membuka satu kantor akuntan yang terbuka untuk semua orang bisa bekerja," tuturnya.

Sudah 90 tahun dirinya melalui beragam alur kehidupan. "Sisa hidup saya adalah hari-hari untuk memenuhi janji untuk melakukan yang terbaik dari yang baik, karena kehidupan ini indah," ungkap Utomo.

Menjadi tokoh pemimpin perkembangan akuntansi di Indonesia, Utomo Josodirdjo merintis salah satu firma akuntansi pertama di Indonesia.

Perusahaan akuntansi bernama SGV Utomo menjadi yang terdepan di masanya dan dikenal sebagai perusahaan yang berintegritas tinggi. Utomo juga merupakan arsitek kemitraan SGV, Filipina, dengan Arthur Andersen, Amerika.

Salah satu kunci sukses Utomo Josodirdjo adalah pandangan dan langkahnya dalam mengembangkan sumber daya manusia.

Di dunia akademik, Utomo Josodirdjo ikut merintis pendirian jurusan akuntansi Universitas Airlangga, Surabaya.

Selain itu, tokoh Akuntansi Indonesia ini juga berperan dalam program negara untuk pendidikan luar sekolah tata buku dan hitung dagang.

Dia adalah tokoh sentral dalam perubahan sistem tata buku model Belanda ke sistem akuntasi model Amerika (Anglo Saxon) di Indonesia.

Pada tahun 1970-an, pemerintah Indonesia membuka pasar uang dan pasar modal. Namun sejak dibukanya Pasar Modal, perkembangan Bursa Efek di Indonesia sangat lambat. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan deregulasi untuk Pasar Modal.

Dengan serangkaian deregulasi tersebut, terjadi peningkatan pesat di Bursa Efek Jakarta dalam kurun 1988 hingga awal tahun 1990-an. Dengan perkembangan Pasar Modal, semakin banyak perusahaan yang memakai jasa SGV Utomo dalam rangka go public.

Dampak dari semua itu adalah meningkatkan semua jenis jasa yang diberikan oleh SGV Utomo. Situasi inilah yang menjadi fondasi bagi SGV Utomo untuk berkembang semakin pesat.

Setelah memilih pensiun dari SGV Utomo tahun 1989, Utomo kemudian menemukan makna hidup melalui Board World Vision International (WVI), organisasi kemanusiaan internasional lintas iman, lintas batas, yang berkarya untuk anak, keluarga, dan komunitas, yang membuka mata dan hatinya akan kehidupan mereka yang membutuhkan.

Tak lama setelah bergabung, Utomo menjadi anggota board international, berkat kemampuan leadership dan kekuatan spiritual maturity and humanity.

Buku setebal 260 halaman ini mengungkap kisah-kisah perjalanan bisnis dan pribadi dari seorang inspirator yang bisa menjadi sumber inspirasi yang kaya bagi generasi bangsa. Juga, bagaimana kepemimpinannya memengaruhi bangsa dan dunia dalam membawa perubahan dinamis dan inovatif dalam ranah bisnis, akademik, pemerintahan, dan kehidupan sosial. (M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More