Kamis 09 Januari 2020, 12:16 WIB

16 Pompa Air di Kota Bekasi Rusak Akibat Banjir

Gana Buana | Megapolitan
16 Pompa Air di Kota Bekasi Rusak Akibat Banjir

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Aliran Timur memantau aliran air di Stasiun Pompa Ancol, Jakarta Utara, Rabu (8/1/2020).

 

SEBANYAK 16 unit pompa air di wilayah Kota Bekasi terendam banjir pada Rabu (1/1). Pompa tersebut mengalami kerusakan pada bagian mesin lantaran sempat terendam air.

“Prinsip mesinnya kan sama seperti mesin mobil, air masuk ke dalam ruang pembakaran, jadi rusak,” ungkap Staf pada Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Bina Marga dan SDA (DBMSDA) Kota Bekasi, Royo, pada Media Indonesia, Kamis (9/1).

Royo menjelaskan, pompa rusak tersebut ada 3 unit di Perumahan Nusa Pala, 3 unit di Perhmahan Villa Jati Rasa, 3 unit di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), 2 unit di Perjmahan Pondok Mitra Lestari (PML), 2 unit di Perumahan Jaka Kencana serta 3 unit di Perumahan Kemang IFI.

“Bila ditotal ada sekitar 16 unit rusak, kalau jumlah total pompa yang ada di Bekasi sekitar 38-an unit," kata Royo.

Baca juga: Pascabanjir, Dinas SDA DKI Sebut Ada 76 Pompa Air yang Rusak

Pompa tersebut, lanjut Royo, sebetulnya diletakkan di atas tanggul di tiap perumahan yang dilewati aliran Kali Bekasi. Namun, karena air kali melimpas saat peristiwa banjir maka mesin-mesin pompa tersebut terendam.

“Hari ini kita masih melakukan pengecekan,” imbuhnya.

Kepala Bidang SDA Dinas Bina Marga dan SDA Kota Bekasi, Zaenal, menambahkan, sambil menunggu pompa-pompa air selesai diperbaiki, pihaknya menyiagakan pompa portable berukuran 6 inch di titik-titik banjir. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada prediksi cuaca ekstrem dari BMKG beberapa waktu mendatang.

“Sudah kami siagakan pompa portable, kapasitasnya 2.000 liter per detik,” pungkasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More