Kamis 09 Januari 2020, 06:45 WIB

Sudarto Dibebaskan Tetapi Proses Hukum Berlanjut

Antara | Nusantara
Sudarto Dibebaskan Tetapi Proses Hukum Berlanjut

Antara/Medcom.id
Aktivis Pusaka Sudarto (berbaju hitam) ditangkap polisi atas dugaan kebencian yang ia sebarkan melalui media sosial.

 

POLDA Sumatra Barat memperbolehkan aktivis Pusat Studi Antara Komunitas (Pusaka) Sudarto, 45 pulang ke rumah setelah diperiksa secara intensif di Mapolda Sumbar sejak Selasa (7/1).
 
"Dia diperbolehkan pulang karena pelaku kooperatif dalam pemeriksaan dan ada permintaan dari pihak keluarga serta pengacaranya," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto di Padang, Rabu, (8/1/2020).

Ia menegaskan proses hukum tetap berjalan walau dia pulang ke rumah. Menurut dia, keputusan untuk memperbolehkan pulang ini bukan berarti barang bukti atau dasar hukum yang dimiliki penyidik lemah.

"Setelah diperiksa, dia diperbolehkan pulang. Kita tidak lakukan penahanan," kata dia.
 
Sebelumnya Polda Sumbar menangkap Sudarto diduga melakukan tindak pidana dengan menimbulkan rasa kebencian ketika perayaan Natal di Kabupaten Dharmasraya melalui media sosial.  Petugas telah memeriksa sembilan saksi terkait kasus ini, baik dari saksi pelapor, saksi ahli bahasan, ahli ITE dan lainnya.

baca juga: Sang Akvitis belum Bebas
 
Sudarto ditangkap pada Selasa (7/1) sekitar pukul 13.30 WIB di rumahnya yang berada didi Jalan Veteran, Purus. Di Facebook tersebut pelaku dengan sengaja menyebar informasi yang menimbulkan permusuhan baik individu maupun kelompok yang menyinggung Suku Agama Ras dan Antar Golongan (SARA), serta menyebarkan berita bohong dari akun facebook Sudarto Toto.  Polisi mengamankan satu unit ponsel pintar dan laptop yang diduga digunakan untuk menyebar berita di media sosial. Pelaku sendiri dikenakan pasal 45 A ayat 2 juncto pasal 28 UU 19 2016 tentang perubahan UU 11 2008 tentang ITE. Setelah itu pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU 1946 tentang peraturan hukum pidana.
 
"Pelaku ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan akan diproses lebih lanjut," kata Stefanus. (OL-3)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Pemprov Aceh Gratiskan Pemeriksaan Rapid dan PCR Covid-19

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 11:46 WIB
"Kami akan umumkan kepada masyarakat mekanisme pendaftaran dan prosedur pemeriksaannya. Insya Allah, hari Selasa (2/6)...
MI/Hijrah  Ibrahim

5 Kabupaten di Maluku Utara Siap Terapkan New Normal

👤Hijrah Ibrahim 🕔Minggu 31 Mei 2020, 11:45 WIB
Memiliki kasus rendah covid-19, Pemprov Maluku Utara mengusulkan 5 kabupaten ke pemerintah pusat untuk menerapkan new...
Dok: BNPB

Wakil Wali Kota Surabaya Usul Beli Mobil Lab PCR

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 10:10 WIB
"Nanti saya usulkan ke Bu Wali Kota (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini) untuk beli sendiri. Kita bisa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya