Kamis 09 Januari 2020, 07:00 WIB

BPBD DKI Ambil Langkah Antisipasi Banjir

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
BPBD DKI Ambil Langkah Antisipasi Banjir

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Air merendam pemukiman warga di kawasan di RT 07 RW 01, Kampung Duri Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi banjir di puncak musim hujan serta saat Jabodetabek berpotensi diguyur hujan ekstrem, akhir pekan ini. Salah satunya adalah memetakan lokasi rawan banjir.

"BPBD telah melakukan pemetaan di 25 lokasi kelurahan rawan banjir untuk mempersiapkan jalur evakuasi pengungsi jika ada pengungsi yang diakibatkan banjir. BPBD juga menyiapkan tenda, perahu karet, dan buffer stok logistik," ungkap Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI M. Ridwan dalam keterangan resmi, Rabu (8/1).

Selain itu, BPBD memonitor peringatan dini dari BMKG terkait potensi hujan dan meneruskan secara real time ke aparat wilayah dan masyarakat melalui media sosial.

Pria yang akrab disapa Iwan itu juga menegaskan koordinasi dengan kelurahan rawan banjir dilakukan guna mengedukasi agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di kali atau saluran air yang dapat menyebabkan penyumbatan saluran air.

Baca juga: Jokowi Tekankan Empat Upaya Pencegahan Banjir

"Kami juga memastikan keberfungsian sistem peringatan dini AWS (Automatic Weather Sensor) dan DWS (Disaster Warning System) yang dipasang di 14 lokasi kelurahan rawan banjir," tegasnya.

Sosialisasi kepada masyarakat untuk melaporkan informasi banjir juga diberikan. Masyarakat bisa mengadukan kejadian banjir atau hal apa pun yang dapat memicu banjir ke call center Jakarta Siaga 112 dan melalui tombol darurat di aplikasi Jakarta Aman.

Iwan juga menyebut adanya pemantauan tinggi muka air dari DSDA setiap 3 jam dan menginformasikan kepada masyarakat melaui media sosial.

BPBD juga mengonfirmasi Dinas Sumber Daya Air terkait kesiapan dan keberfungsian 474 pompa stasioner dan 122 pompa mobile.

Sementara untuk bantuan perahu karet, bantuan alat penyedotan air juga bekerja sama dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan

"Ini untuk mendukung Dinas Sumber Daya Air di wilayah yang tidak terdapat pompa air atau di lokasi cekungan," jelasnya.

Dinas Sosial juga sudah menyiapkan tenda dapur umum serta tenda pengungsian.

Sementara itu, Satpol PP dan Dinas Perhubungan dikonfirmasi mengenai kesiapan kantong-kantong parkir di lokasi jika ada pengungsian dan pengaturan pengalihan arus lalin di sekitar lokasi banjir.

"Terakhir, ada koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan pengangkatan sampah-sampah yang ada di bantaran kali dan di pintu-pintu air," ungkapnya. (OL-2)

Baca Juga

MI/Susanto

Pemprov DKI Raih Penghargaan Pemda Berkualifikasi Informatif

👤 (Ssr/Put/J-1) 🕔Jumat 27 November 2020, 02:35 WIB
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengantar Pemprov DKI meraih penghargaan Pemerintah Daerah...
MI/Kisar Rajagukguk

Satpol PP Klaim Bangunan Ilegal Terbongkar

👤(Put/KG/J-1) 🕔Jumat 27 November 2020, 02:25 WIB
SATPOL PP bersama lintas SKPD Kota Depok telah memeriksa bangunan yang sedang dalam proses pembangunan di bantaran Sungai...
Insi Nantika Jelita

Masyarakat Harus Solid Tanggulangi Wabah

👤(Put/J-1) 🕔Jumat 27 November 2020, 02:15 WIB
KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta agar berbagai pihak, baik jajaran pemerintah daerah maupun masyarakat solid dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya