Kamis 09 Januari 2020, 00:55 WIB

Beyonce Menyeimbangkan Pekerjaan dan Kehidupan

Galih Agus Saputra | Hiburan
Beyonce Menyeimbangkan Pekerjaan dan Kehidupan

AFP
Penyanyi Beyonce

 

MENJADI salah satu sosok pesohor dunia, tampaknya membuat Beyonce, 38, tetap ingin menjalani kehidupan normal. Terlepas dari jadwal tur dunia yang padat, penyanyi asal Amerika Serikat (AS) itu selalu berupaya meluangkan waktu bagi anak-anak dan keluarga.

Ketika ditanya tentang kegembiraan terbesar dalam hidupnya, pemilik album Lemonade itu tanpa ragu menjawab menjadi ibu yang baik bagi ketiga anaknya, yaitu Blue Ivy Carter serta si kembar Rumi dan Sir Carter.

Personel Destiny's Child ini mengungkapkan, seseorang tidak harus menerima 'disfungsi' untuk mencapai sebuah kesuksesan. "Bukan berarti bahwa saya belum berjuang. Saya mengalami rasa sakit yang sama dengan semua orang. Tetapi saya mencoba menggeser stigma yang mengatakan bahwa dengan sebuah ketenaran, maka dalam hidup harus ada sebuah drama," tutur perempuan kelahiran 4 September 1981 itu sebagaimana dilansir dari Cheatsheet, Rabu (7/1).

Lebih lanjut ia menambahkan, proses ialah membuat seseorang harus berhubungan dengan berbagai macam dinamika. Pada kesempatan selanjutnya, lanjutnya, proses harus dimanfaatkan sebagai sebuah momen untuk berkembang.

Menurut Beyonce, ia mencoba untuk menjaga segala sesuatu di sekitarnya tampak nyata dengan cara-cara sederhana, dari memastikan keberadaannya di sekitar anak-anak, mengantar mereka pergi ke sekolah, menghadiri kegiatan sekolah, hingga meluangkan waktu untuk kencan bersama suami dan berada di rumah saat makan malam.

"Semua itu jadi sangat menarik sekaligus menantang jika dikerjakan di tengah aktivitasku," jelas Beyonce yang juga bermain film serta mengelola bisnis fesyen olahraga berlabel Ivy Park. Menjalani peran ganda, ujar Beyonce, sekalipun sering kali bisa membuat stres, tapi hal itu membuat hidup seorang ibu tampak benar-benar bekerja. "Saya pikir hal yang paling menegangkan bagi saya adalah menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan," imbuhnya.


Perspektif baru

Beyonce dan suaminya, rapper Jay Z, kerap menutup kehidupan pribadi keluarga mereka. Anak-anak mereka hanya sesekali muncul di depan publik untuk acara tertentu. Namun, kadang Beyonce secara tak terduga mau berbagi cerita keluarganya kepada publik. Pada cerita sampul majalah Elle Januari 2020, ia mengungkapkan pengalaman ketika mengalami keguguran. Hal tersebut terjadi sebelum kelahiran Blue Ivy pada 2012.

Pengalaman tersebut membuat ia berpikir ulang mengenai perjalanan kariernya. "Aku mulai mencari makna hidup yang lebih dalam ketika mempelajari hal yang tidak kuketahui dalam hidup," ujar Bey menjawab pertanyaan seorang penggemar yang mempertanyakan album Lemonade yang mendapat banyak kritik pedas. "Arti sukses terlihat berbeda bagiku sekarang," imbuhnya.

Beyonce menuturkan, rasa sakit dan kehilangan pada kenyataannya ialah berkah. Mengalami keguguran membuatnya sadar, ia harus mengasuh (mother) dirinya sendiri sebelum ia dapat menjadi seorang ibu. "Ketika Blue lahir, pencarianku menjadi semakin dalam. Aku jatuh dan bangun dalam hubunganku, pencarian jati diri menjadi lebih lebih kuat lagi. Sulit untuk berbalik," tandasnya.

"Menjadi nomor satu bukanlah prioritasku lagi. Keberhasilanku adalah menciptakan seni dan legasi yang akan berlangsung lama. Itu lebih dari cukup," ujar Beyonce yang tampil dalam Halftime Superbowl 2016 bersama Bruno Mars dan Coldplay. (H-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More