Rabu 08 Januari 2020, 18:59 WIB

6 Fraksi Setuju Bentuk Pansus Selidiki Banjir Jakarta

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
6 Fraksi Setuju Bentuk Pansus Selidiki Banjir Jakarta

Istimewa
Banjir mengguyur di sejumlah wilayah baik di Jakarta, Bekasi dan Tangerang.

 

KETUA Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menyebut pembentukan pansus untuk menyelidiki terjadinya banjir di Jakarta berjalan cukup baik. Sudah ada enam fraksi yang setuju dengan pembentukan pansus ini yakni Golkar, PSI, NasDem, PAN, Demokrat, dan PDIP.

Pansus, menurutnya, dibuat agar ada kelembagaan mengikat yang dapat melakukan penyelidikan terkait musibah banjir. DPRD DKI dari hasil kunjungan ke beberapa lokasi banjir beberapa waktu lalu menemukan adanya pompa yang rusak, PPSU yang minim dalam pembersihan saluran, hingga saluran penuh sampah.

Baca juga: Anies Disarankan Perbanyak RTH

"Kami berinisiatif membantu pemprov mencari tahu data dan penyebab utama hingga solusi banjir. Sudah berbagai gubernur masih banjir. Mau sampai kapan. Kami mau ikuti Pak Anies bahagia warganya maju kotanya. Tapi bagaimana bisa kalau kondisinya begini," kata Basri saat dikonfirmasi, Rabu (8/1).

Basri pun menegaskan tidak berniat untuk menjatuhkan pihak manapun dalam pembentukan pansus ini. Dalam kerjanya, ia berjanji pansus akan memanggil para ahli serta pihak-pihak terkait. Hasilnya adalah sebuah rekomendasi yang dapat dimanfaatkan oleh gubernur dalam mengentaskan banjir Jakarta.

"Kami bantu. Pansus hak dewan. Kami akan ajukan ke pimpinan. Kalau pansus ada maka akan mengikat. Kami panggil ahli, petugas pompa. Kota mana yang tangani banjir bagus," tuturnya.

Di sisi lain, ia melihat pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, upaya pengentasan banjir kurang terlihat. Banjir justru bisa diminimalisir dengan baik oleh gubernur sebelumnya yakni Basuki Tjahaja Purnama.

"Jaman Ahok hampir bisa. Sekarang makin tidak terurus. Niatnya supaya banjir tidak terjadi lagi. Prediksi dua triliun kerugian banjir. Bontang. Sudah ada," terangnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More