Rabu 08 Januari 2020, 18:24 WIB

3 Isu Jadi Agenda Utama Rakernas I PDIP

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
3 Isu Jadi Agenda Utama Rakernas I PDIP

MI/Pius Erlangga
Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto

 

PDIP akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus HUT Ke-47 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai Jumat sampai Minggu (10-12/1). Dalam kegiatan ini, tiga isu utama, yaitu soal ilmu pengetahuan, industri rempah dan lingkungan hidup akan menjadi fokus pembahasan dan nantinya menjadi acuan partai.

"Isu utama yang dibahas dalam Rakernas I PDIP adalah lingkungan hidup. Hal itu penting untuk menyikapi berbagai kerusakan lingkungan yang menyebabkan banjir, tanah longsor, dan membanjirnya sampah tanpa proses pengolahan yang memadai, serta hilangnya sumber mata air," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, saat memberikan keterangan resmi terkait persiapan Rakernas I dan HUT ke-47 PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (8/1).

Baca juga: Ketua MK Harap Kerja Sama dengan Media Group Makin Ditingkatkan

Menurut dia, PDI Perjuangan menaruh perhatian yang begitu besar terhadap kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan memastikan pencegahan berbagai persoalan lingkungan tersebut. Maka dalam pembahasan isu itu, PDIP akan mengundang BMKG, BNPB, BNPP, dan para ahli lingkungan serta pihak terkait. "Dengan begitu PDIP hadir sebagai pelopor pencegahan banjir di seluruh wilayah Indonesia," jelas Hasto.

Ia mengatakan PDIP menginginkan industri berbasis riset dan inovasi masuk dalam Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Hal itu penting untuk membangun kesejahteraan negara secara komprehensif tanpa menghilangkan identitas bangsa.

"Hal-hal strategis terkait dengan haluan negara melalui kebijakan strategi yang dijalankan dengan semangat berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari," katanya.

Selain itu, Hasto mengaku PDIP menginginkan kejayaan rempah-rempah pada masa lalu bangkit kembali. Oleh karena itu, dalam Rakernas I PDIP akan ditampilkan pameran rempah nusantara, sumber pangan dan bumbu-bumbu yang luar biasa.

Hasto meyakini kekayaan minyak aromaterapi, pameran teknologi terapan, obat-obatan herbal, dan berbagai bentuk ekonomi gotong royong akan membuka mata masyarakat akan pentingnya rempah-rempah nusantara.

"Pameran tersebut bersifat terbuka bagi publik, khususnya bagi kaum muda Indonesia. Pameran terbuka untuk publik dimulai pada hari Jumat, jam 19.00 sampai Minggu, jam 18:00," jelas Hasto.

Lebih lanjut kata Hasto, Rakernas akan dihadiri oleh 4.731 peserta, yang berasal dari struktur, legislatif dan eksekutif dari kader PDIP. Hasto menambahkan, Rakernas dan HIT akan ditutup dengan Malam Kebudayaan yang menampilkan Indonesia dalam kepaduan berbangsa.

"Malam kebudayaan itu sekaligus menjadi ciri jalan kebudayaan partai, dan komitmen partai di di daam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, memerkuat implementasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kebangsaan melalui karya seni, puisi, dan lagu," kata Hasto.

Sementara itu, Steering Committee Rakernas I PDIP, Sukur Nababan, menerangkan PDIP ingin mengonsolidasikan seluruh kekuatan anak bangsa dalam menghadapi isu-isu ke depan. "Kami sangat peduli. Parpol tak hanya urusi politik, parpol membangun kebudayaan peradaban dan kemanusiaan," jelas dia.

Sukur mengingatkan, saat ini banyak pelaku usaha menengah kecil yang kesulitan mendapatkan izin obat dari BPOM. Selain itu, banyak juga para ilmuwan baru yang merasa kesulitan mengurus Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). 

"Karena itu PDIP hadir untuk menjadi pelopor dalam menengahi hal tersebut," pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

Ilustrasi

KPU Lakukan Simulasi dari Tiga Opsi Pilkada Serentak

👤Kautsar Bobi 🕔Kamis 02 April 2020, 23:31 WIB
Opsi tersebut dikeluarkan lantaran tahapan Pilkada Serentak 2020 tertunda akibat wabah virus korona...
Ilustrasi

Jangan Mudik, Pemerintah Siapkan Rp110 Triliun Bantuan Sosial

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 April 2020, 23:09 WIB
Pemerintah akan memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada warga miskin dan rentan miskin yang terdampak covid-19 agar tidak mudik lebaran...
MI/Rommy Pujianto

KPK Minta Transparansi Pengadaan Barang Penanganan Covid-19

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 02 April 2020, 22:46 WIB
KPK mendorong pelaksanaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tingkat nasional maupun daerah untuk mengedepankan pencegahan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya