Rabu 08 Januari 2020, 17:15 WIB

Siap ke Natuna, Nelayan: Jumlah yang akan Ikut belum Dipastikan

Supardji Rasban | Nusantara
Siap ke Natuna, Nelayan: Jumlah yang akan Ikut belum Dipastikan

MI/Supardji Rasban
Perahu nelayan Tegal bersandar di pinggir sungai Muara Reja

 

KONFLIK antara Indonesia dengan Tiongkok terkait klaim di perairan Natuna mengundang reaksi para nelayan di berbagai daerah. Mereka siap diberangkatkan atau diterjunkan ke sana bila ada jaminan dari negara.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal Riswanto belum bisa menjelaskan secara detail jumlah nelayan yang akan berangkat ke perairan di Provinsi Kepulauan Riau itu.

"Kemarin itu baru rapat koordinasi antarlembaga dan kementerian belum sampai pada pembahasan mekanisme dan teknisnya. Soal jumlahnya kami belum bisa memastikan, soalnya nelayan dari daerah lainnya juga berencana mau ke sana," kata Riswanto saat dihubungi, Rabu (8/1).

Baca juga:  120 Nelayan Pantura Siap Melaut di Natuna

Riswanto dan beberapa nelayan Pantura hingga kini masih berada di Jakarta usai menghadiri diskusi dengan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Ia pun meminta jaminan dari negara terkait keamanan, perlindungan dan fasilitas infrastruktur pendukung lainnya.

"Termasuk penggantian hasil tangkapan ikannya bagaimana," jelas Riswanto.
 
Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kabupaten Natuna di Provinsi Kepulauan Riau hari ini, Rabu (8/1). Istana menyebut itu kunjungan tersebut bukan pertama kali bagi Jokowi.

"Kebetulan 2 kunjungan saya mendampingi. Ini memberikan sinyal bahwa pemerintah Indonesia, terutama bapak presiden, dalam persoalan Natuna ini memberikan atensi serius," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More