Rabu 08 Januari 2020, 14:10 WIB

KPK Rampungkan Penyidikan Asisten Imam Nahrawi

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Rampungkan Penyidikan Asisten Imam Nahrawi

MI/Susanto
Tersangka Asisten Pribadi mantan Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat asisten pribadi mantan Menpora Imam Nahrawi yakni Miftahul Ulum. Penyidikan terhadap Miftahul dinyatakan sudah rampung dan siap dilimpahkan ke jaksa penuntut umum untuk bisa segera disidangkan.

"Tinggal menunggu JPU (jaksa penuntut umum). Sudah lengkap (berkasnya) dari tersangka menjadi terdakwa," kata Miftahul di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/1).

Ia menjalani pemeriksaan dengan agenda penandatanganan pelimpahan berkas kasusnya.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengonfirmasi penyidikan Miftahul telah diselesaikan.

"Pelimpahan tahap dua untuk Miftahul Ulum," ujarnya.

Baca juga:  Diperiksa KPK, Mantan Sesmenpora Tak Tahu soal Dana Hibah KONI

Dalam kasus itu, komisi antirasuah menetapkan Miftahul Ulum sebagai tersangka bersama Menpora Imam Nahrawi. KPK menduga Ulum sebagai perantara suap yang diterima Imam.

Mantan menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa itu diduga menerima suap dengan total sebesar Rp26,5 miliar secara bertahap sejak 2014 hingga 2018.

Uang yang diterima diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah KONI, penerimaan itu terkait jabatan Imam sebagai Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima,dan sejumlah penerimaan lain dalam kaitan jabatannya sebagai Menpora.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More