Rabu 08 Januari 2020, 10:21 WIB

Peringatan Cuaca Kedubes AS, BNPB: Masyarakat Jangan Panik

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Peringatan Cuaca Kedubes AS, BNPB: Masyarakat Jangan Panik

MI/Rendy Ferdiansyah
Ilustrasi: Cuaca eskstrem yang terjadi di Babel

 

MENANGGAPI peringatan dini cuaca atau weather alert dari Kedutaan Besar Amerika Serikat terkait prediksi cuaca ekstrem di Jakarta pada 12 Januari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo meminta masyarakat khususnya di wilayah Jabodetabek tidak panik.

"Senada dengan peringatan dini tersebut, kita tetap waspada, siaga dan menyiapkan rencana darurat keluarga," kata Agus dari keterangan resminya, Rabu (8/1).

Menurutnya, langkah ini juga perlu diterapkan oleh setiap keluarga di Indonesia dalam menghadapi dampak dari perubahan cuaca tersebut.

"Mengingat potensi bahaya bisa terjadi kapan pun dan di mana pun," ujarnya.

Sementara itu, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat memang masih ada di Jakarta, terutama pada periode 9-12 Januari 2020.

BMKG juga memprediksi intensitas hujan tidak se-ekstrem curah hujan pada tanggal 1 Januari 2020.

Sebelumnya, kedutaan Besar (Dubes) Amerika Serikat di Jakarta mengeluarkan peringatan adanya perubahan cuaca di wilayah ibu kota Jakarta. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan warga guna meningkatkan kewaspadaan.

Baca juga: Kedubes AS Peringatkan Soal Cuaca Ekstrem 12 Januari di Jakarta

Berdasarkan informasi dari situs resminya di https://id.usembassy.gov/, Dubes Amerika Serikat menyebut prakiraan cuaca menunjukkan wilayah Jakarta yang lebih besar akan mengalami curah hujan luar biasa hingga 12 Januari 2020.

Sehingga Dubes Amerika Serikat mengingatkan warganya untuk mengantisipasi badai serta angin kencang dengan kemungkinan banjir, tanah longsor, pemadaman listrik. Bahkan kondisi perjalanan yang sulit di seluruh wilayah tersebut.

Dubes Amerika Serikat juga menyarankan warga untuk melakukan langkah antisipasi dan bersiaga terhadap perubahan cuaca dengan tindakan yang harus diambil, yakni persiapkan rencana tanggap darurat. Gunakan alat yang tersedia di https://www.ready.gov/ untuk membuat rencana bagi keluarga, pekerjaan dan sekolah.

Kemudian, tetap mengakses berita terkini dari media setempat tentang peristiwa lokal, mewaspadai lingkungan sekitar dan mempraktikkan kesadaran pribadi serta siaga setiap saat.

Lalu, tinjau informasi dari otoritas cuaca Indonesia setempat di https://www.bmkg.go.id/

Pun mengunjungi Peta Bencana untuk mengetahui informasi terkini tentang daerah banjir. Sekaligus mendaftarkan diri dalam Program Pendaftaran Pelancong Cerdas atau Smart Traveler Enrollment Program (STEP) untuk menerima pembaruan keamanan. Serta, ikuti akun Twitter dan Facebook Konsulat Jenderal AS di Surabaya dan akun Twitter dan Facebook Kedutaan Besar AS di Jakarta.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More