Rabu 08 Januari 2020, 09:05 WIB

Trump Pastikan Patuh Hukum Internasional Soal Situs Budaya

Antara | Internasional
Trump Pastikan Patuh Hukum Internasional Soal Situs Budaya

AFP/SAUL LOEB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (7/1), mengaku akan tunduk pada hukum internasional tentang menghindari penargetan situs budaya dalam serangan militer, menarik ancaman yang dilontarkannya kepada Iran, beberapa hari lalu.

Trump, Sabtu (4/1), menyebut AS menargetkan 52 situs Iran, termasuk salah satu yang sangat penting bagi budaya Iran dan akan meluncurkan ofensif jika Iran menyerang warga negara Amerika atau pun aset milik AS dalam aksi balasan atas kematian komandan militer mereka Qassem Soleimani oleh AS.

Menyerang situs budaya akan melanggar konvensi dan pakta internasional, dan ancaman tersebut menuai kekhawatiran di seluruh dunia.

Trump, yang berbicara kepada awak media di Oval Office saat bertemu dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, memperjelas bahwa dirinya akan tunduk pada hukum tersebut.

Baca juga: Usai Pemakaman Soleimani, Iran Gempur Pangkalan Udara Irak

"Anda tahu, kalau itu hukumnya, saya setuju untuk tunduk pada hukum tersebut. Namun pikirkan, mereka membunuh orang-orang kami, mereka meledakkan orang-orang kami dan kemudian kami harus sangat baik hati dengan institusi budaya mereka. Tetapi tidak masalah bagi saya. Tak apa-apa," katanya.

"Saya akan katakan ini, jika Iran melakukan apa saja yang seharusnya tidak mereka lakukan, mereka akan menanggung akibatnya," tambahnya.

Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnel mengatakan saat konferensi pers, Selasa (7/1), bahwa tIDak pantas bagi AS menyerang situs budaya Iran. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More