Rabu 08 Januari 2020, 09:30 WIB

Sukses Tekuk Setan Merah, Guardiola Tolak Takabur

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola
Sukses Tekuk Setan Merah, Guardiola Tolak Takabur

AFP/Paul ELLIS
Pep Guardiola

 

MANCHESTER City sukses menang telak 3-1 atas Manchester United di laga semifinal leg 1 Piala Liga di Old Trafford, Rabu (8/1) dini hari WIB.

Adalah gelandang City, Bernardo Silva yang menjadi bintang utama kemenangan berkat aksinya mengacak-acak lini pertahanan United.

Sejak babak pertama, sejatinya kondisi berimbang berkat saling serang antar kedua tim.

Skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu harus tertinggal di menit-17 berkat aksi Bernardo Silva yang memanfaat umpan terukur Kylan Walker dari sisi kanan.

Keunggulan tim tamu bukan membuat tim Setan Merah bernafsu untuk menyamakan kedudukan. Marcus Rashford dkk malah kendor dan lagi-lagi gawangnya harus dijebol kedua kalinya di menit-33 oleh Riyad Mahrez.

Eks gelandang Leicester City itu menyelesaikan umpan tarik dari Silva. Ia pun menggiring bola dan mampu mengecoh kiper MU, David de Gea.

Baca juga: City Sukses Tekuk MU di Old Trafford

Pasukan Josep 'Pep' Guardiola pun unggul dua gol di markas sang rival. Barulah United seakan kebakaran jenggot dan mulai menekan pertahanan City yang digalang oleh Nicolas Otamendi.

Kesempatan MU untuk menyamakan kedudukan harus gagal lantaran Mason Greenwood belum mampu memanfaatkan umpan terukur dari Rashford.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, De Gea di menit-38 harus kembali memungut bola dari gawangnya setelah tembakan Kevin de Bruyne yang dihalaunya membentur Andreas Pereira dan masuk ke gawang.

Babak pertama MU memang tampil di bawah performa. Apalagi Raheem Sterling nyaris membawa The Cityzen unggul empat gol lewat aksinya. Beruntung De Gea masih bisa memastikan gawangnya hanya dijebol tiga kali.

Di babak kedua, MU langsung gencar melakukam inisiatif menyerang. Namun, aksi mereka masih sering digagalkan lini belakang City tanpa membuat Claudio Bravo sibuk.

Hal itu membuat MU seakan frustasi. MU lagi-lagi nyaris kebobolan berkat serangan balik cepat yang dilancarkan City. Beruntung tendangan Mahrez masih mengenai tiang gawang.

Momentum MU akhirnya lahir di menit-70 usai Rashford memperkecil ketertinggalan lewat penyelesaian apik. Gol satu-satunya MU di kandang setidaknya dapat membantu saat mereka berjumpa City di leg kedua.

Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua, skor bertahan 1-3 untuk kemenangan City.

Kekalahan ini membuat MU membuat rekor tampil terburuk di babak pertama di Old Trafford dalam lebih dari 22 tahun.

Tim Setan Merah kalah 3-0 di babak pertama oleh City. Terakhir, MU kebobolan tiga gol di kandang sejak pertandingan melawan Middlesbrough pada Mei 1997.

Meski menang cukup telak, Guardiola tidak ingin takabur. Sebab Guardiola percaya, di leg kedua, Manchester United bakal melakukan aksi balas dendam. Ia percaya MU punya kemampuan mengembalikkan keadaan saat bertandang.

MU memang pernah melakukan laga comeback yang hebat melawan PSG di babak 16 besar Liga Champions 2018-2019.

Kalah di leg pertama 2-0, Rashford dkk sukses membalikkan keunggulan 1-3 atas PSG dan membawanya lolos ke delapan besar Liga Champions saat itu.

"Ini semua belum berakhir. Kami masih memiliki satu pertandingan lagi dan kami akan melihat apa yang akan terjadi nantinya," ujar Guardiola.

"Musim lalu, mereka kalah di Old Trafford dari PSG namun justru mereka yang berhasil lolos ke babak selanjutnya. Hal itu karena mereka mewakili jersey yang memiliki sejarah dan kebanggaan,” tambahnya.

Sementara Solskjaer menyayangkan aksi skuadnya di babak pertama. Ia mengaku anak asuhnya tidak bisa benar-benar mendominasi lapangan sehingga harus kebobolan 3-0 di babak pertama.

"Babak pertama sampai mereka mencetak gol sabenarnya tidak ada yang benar-benar mendominasi, tetapi setelah mereka mencetak gol, kami tidak bisa mengatasi hal itu dengan cukup baik," ujarnya.

"Kami tidak menghadapi City dengan cukup baik. Kami tahu mereka bisa bermain seperti itu, kami telah melihat mereka melakukan itu beberapa kali," tambahnya.

Solskjaer mengaku pernah menonton laga City melawan Chelsea tahun lalu dan berakhir dengan kemenangan City 5-0 tanpa balas di Etihad.

Sehingga bagi Solskjaer, aksi Bernardo Silva dan kolega tidak mengejutkan saat mengalahkan timnya.

"Mereka bagus dalam apa yang mereka lakukan," puji Solskjaer pada City.

Kemenangan Manchester City di kandang sang rival membuat asa untuk lolos ke final semakin besar. Kedua tim bakal kembali bertemu di Etihad Stadium, kandang Manchester City pada Rabu (29/1) waktu setempat. (bbc/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More