Rabu 08 Januari 2020, 08:08 WIB

Class Action Dampak Banjir, Pihak Tergugat belum Pasti

Gana Buana | Megapolitan
Class Action Dampak Banjir, Pihak Tergugat belum Pasti

ANTARA/Saptono
Petugas SAR menggunakan perahu karet mengevakuasi warga perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi.

 

TIM advokasi Gerakan Advokat untuk Indonesia (Garuda) mengaku akan memfasilitasi warga Kota Bekasi yang terdampak banjir yang terjadi pada Rabu (1/1) kemarin. Namun, pihak yang akan digugat belum dipastikan.

“Class action itu mekanismenya laporan kolektif sehingga gugatan dari masyarakat kita kumpulkan jadi satu nanti jadi gugatan bersama, kita bawa ke Pengadilan,” ungkap salah satu anggota Tim Garuda, Jarot Maryono, dalam keterangan resmi, Rabu (8/1).

Menurut dia, dengan adanya class action ini, pemerintah dapat mengganti kerugian warga yang diderita akibat banjir.

Selain itu, perlu ada perhatian konkret dari pemerintah terhadap korban pascabanjir di Kota Bekasi.

Baca juga: Memodifikasi Cuaca Mengatur Intensitas Hujan

“Khususnya, kami harapkan output dari gugatan kami. Salah satunya meminta ganti rugi dari pemerintah terkait dampak banjir yang sudah dialami masyarakat, minimalnya dari pemerintah ada bentuk konkret bahwa pascabanjir ini ada tindakan yang serius untuk menangani banjir," jelas dia.

Meski demikian, pihak yang akan digugat belum pasti. Tim Garuda akan melakukan kajian terkait locus antara Kota Bekasi dan Bogor.

“Untuk pihak yang akan kami gugat kami belum memastikan, apakah Pemerintah Kota Bekasi atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kita akan melakukan kajian terkait itu karena ada locus yang bersinggungan langsung antara Kota Bekasi dan Bogor,” jelas dia lagi.

Dari data yang saat ini berhasil dihimpun, kerugian warga korban banjir saat ini paling rendah adalah Rp20 juta. Sehingga, pihaknya bakal memfasilitasi gugatan yang akan dilayangkan atas ketugian banjir kali ini.

“Kami menginformasikan bagi warga yang hendak turut menggugat pemerintah daerah, dapat memberikan sejumlah data identitas diri dengan menyertakan rincian dan perkiraan jumlah kerugian serta foto-foto bukti kerugian melalui e-mail ke lbhdampakbencana@gmail.com,” tambah dia. (OL-2)

Baca Juga

Antara

Polisi Belum Bisa Gelar Perkara Kasus Maybank

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 25 November 2020, 18:59 WIB
Sebab, penyidik Polri masih melakukan pemeriksaan saksi. Terutama menyangkut aliran dana dari mantan Kacab Maybank Cipulir, yang mengambil...
Antara/Mohammad Ayudha

Ada Aksi Tolak Rizieq, Polri: Itu Demokrasi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 25 November 2020, 17:52 WIB
Namun, Polri mengingatkan massa unjuk rasa untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, aksi protes tidak menimbulkan klaster...
Istimewa

FKPT Provinsi DKI Jakarta Pecahkan Rekor Muri

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 25 November 2020, 17:20 WIB
CATATAN membanggakan diperoleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DKI...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya