Rabu 08 Januari 2020, 07:43 WIB

Syarat Calon Perseorangan Pilgub Kalsel 243.880 Dukungan

Denny Susanto | Nusantara
Syarat Calon Perseorangan Pilgub Kalsel 243.880 Dukungan

MI/Denny Susanto
Peluncuran Pemilihan Gubernur Kalsel 2020 di Banjarmasin, Kalsel. Untuk syarat perorangan KPU menetapkan minimal mendapat 243.880 dukungan.

 

HASIL sosialisasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalimantan Selatan, bagi para peserta yang mencalonkan diri untuk perseorangan dalam Pilkada serentak 2020, untuk calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel minimal mendapat 243.880 dukungan berupa salinan KTP elektronik.

Selain itu KPU Kalsel juga menyosialisasikan tata cara penyerahan dokumen dukungan bakal pasangan calon perseorangan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel tahun 2020. Tahapan penyerahan berkas ini dijadwalkan pada 16-19 Februari mendatang.

Ketua KPU Kalsel, Sarmuji mengatakan berkas dukungan pasangan bakal calon perseorangan paling minim berjumlah 243.888 salinan KTP Elektronik dari total DPT (Daftar Pemilih Tetap) Kalsel sebanyak 2.869.166 pemilih. Syarat lainnya sebaran berkas dukungan minimal di tujuh kabupaten/kota, penyerahan berkas wajib dilakukan sekaligus tidak boleh dicicil oleh pasangan calon.

"Berkas tidak boleh kurang dari jumlah 243.880 dukungan. Selanjutnya kami lakukan verifikasi menyesuaikan data dengan KTP," ujarnya, Selasa (7/1/2020).

Menurutnya sebaiknya berkas yang diserahkan melebih jumlah minimum guna menghindari kekurangan berkas setelah dilakukan verifikasi administrasi di KPU Kalsel.

baca juga: Warga Sukajaya Minta Segera Direlokasi

Komisioner KPUD Kalsel, Edi menambahkan apabila dalam proses verifikasi faktual lanjutan oleh PPS di lapangan ditemukan kekurangan atau data dukungan fiktif, maka pasangan bakal calon perseorangan diwajibkan melengkapi kekurangan berkas dua kali lipat. Aturan ini mengacu pada PKPU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More