Selasa 07 Januari 2020, 22:00 WIB

Dampak Krisis AS dan Iran Jangka Pendek

Despian Hidayat | Ekonomi
Dampak Krisis AS dan Iran Jangka Pendek

ANTARA
Kurs rupiah terhadap dollar

 

NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore menguat di tengah gejolak di Timur Tengah yang dipicu konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Rupiah ditutup menguat 66 poin atau 0,47% di level Rp13.878 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp13.944 per dolar AS.

“Di awal 2020, pemerintah terus melakukan konsolidasi guna mengantisipasi gejolak politik akibat ketegangan di Timur Tengah antara AS dan Iran,” kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa (7/1).

Strategi bauran yang sudah dijalankan dan ditambah lagi reformasi secara menyeluruh baik di birokrasi, keuangan, maupun yang lainnya, lanjut Ibrahim, menjadi kekuatan tersendiri bagi pertumbuhan ekonomi yang stabil sehingga akan memantik arus modal asing kembali masuk pasar dalam negeri.

Disamping itu, Bank Indonesia (BI) hari ini kembali melakukan intervensi di pasar valuta asing (valas) dan obligasi di perdagangan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF). Dinamika kondisi global sudah diantisipasi sebelumnya oleh BI, sehingga bank sentral dengan sigap melakukan penjagaan ketat dan ekstra waspada terhadap mata uang Garuda itu.

“Intervensi bersama yang dilakukan oleh BI dan pemerintah membawa keberkahan tersendiri di tengah mata uang lainnya melemah, sehingga mata uang Garuda kembali perkasa di penutupan pasar sore ini,” ujar Ibrahim.

Ekonom dari Universitas Indonesia Lana Solistiangsih mengatakan pelemahan yang sempat terjadi di awal pekan ini dikarenakan ekspektasi orang bahwa dolar AS akan menguat.  “Ketidakpastian membuat orang memegang US Dolar,” ujar  Lana Soelistianingsih saat dihubungi Medcom.id.

Namun, Lana optimistis ketidakpastian akibat konflik ini idak berlangsung lama. Hal itu terlihat dari indeks saham berjangka AS yang terpantau menguat. Indeks Futures Dow Jones Industrial Average naik 33 poin, lebih tinggi empat poin dibandingkan indeks S&P 500 dan Nasdaq yang terpantau datar.

“Kayaknya sudah mereda ya, jadi enggak lama pengaruhnya ke ekonomi. Dan sepertinya Iran cool saja, meski kita juga harus jaga-jaga kalau dia melakukan serangan balasan,” imbuhnya.

Sementara itu, IHSG naik 21,95 poin menjadi 6.279 pada perdangan kemarin setelah sebelumnya turun pada perdagangan Senin (6/1) sebesar 66 poin.
Volume perdagangan saham sebesar 4,5 miliar lembar saham dengan nilai Rp5 triliun.  Penguatan IHSG seiring juga dengan penguatan bursa saham dunia lainnya.


Persoalan Natuna

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa konflik Natuna tidak akan memengaruhi investasi Tiongkok di Indonesia.

“Kalau berbicara persoalan Natuna dan investasi itu merupakan dua hal yang berbeda. Investasi ya investasi, hubungan bisnis antara kedua belah pihak. Sementara kalau Natuna merupakan urusan kedaulatan,” ungkapnya di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah,  Jakarta, Senin (6/1) malam

Bahlil menambahkan bahwa penyelesaian persoalan Natuna harus diselesaikan dalam tataran hubungan diplomasi. Dengan adanya hubungan diplomasi yang baik akan mendukung proses investasi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Tugas saya ialah meyakinkan mereka (investor) bagaimana Indonesia itu bisa menjadi tempat yang positif bagi investasi,” pungkas Bahlil. (Ant/E-1)

Baca Juga

Dok.Metro TV

Pandemi Hantam Sektor Energi, Pemerintah Lakukan Langkah Strategis

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 November 2020, 09:33 WIB
Untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN), pemerintah melalui Kementerian ESDM telah memberikan tiga program stimulus bagi...
AFP/ROSLAN RAHMAN

Singapore Airlines Terbitkan Obligasi 10 Tahun Senilai S$500 Juta

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 25 November 2020, 09:22 WIB
Obligasi 10 tahun akan memiliki kupon kompetitif sebesar 3,5% per...
Ist

Pacu Pemulihan Ekonomi, Menko Luhut Apresiasi CEO Networking 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 November 2020, 09:09 WIB
Menko Luhut juga menceritakan rangkaian kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat (AS) pada pekan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya