Selasa 07 Januari 2020, 18:22 WIB

Serapan Belanja Kementerian/Lembaga di 2019 Capai 102,4%

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Serapan Belanja Kementerian/Lembaga di 2019 Capai 102,4%

Mi
Ilustrasi serapan anggaran APBN

 

KEMENTERIAN Keuangan mencatat 10 Kementerian/Lembaga (KL) dengan pagu terbesar secara umum memiliki penyerapan yang terbilang baik di 2019 dibanding tahun sebelumnya.

Penyerapan belanja K/L selama 2019 tercatat teralisasi sebesar Rp876,4 triliun atau 102,4% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp855,4 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers di kantornya menyatakan, dengan serapan belanja K/L yang membaik itu, output yang dihasilkan juga dapat dirasakan dengan baik oleh masyarakat.

"Kualitas dari belanja ini terlihat dari output dan target yang dicapai dibidang yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan rakyat," tuturnya.

Penyerapan 10 KL tersebut antara lain yakni, Polri mencapai 114,7%; Kementerian Kesehatan 113,7%; Kementerian Riset, Teknologi dan Pedidikan Tinggi 108,5%; Kementerian Pertahanan 105,8% dan Kementerian Agama 104,4%.

Baca juga : BKPM Sebut Konflik Natuna tak Pengaruhi Investasi dari Tiongkok

Kemudian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 101,7%; Kementerian Sosial 98%; Kementerian Perhubungan 97,2%; Kementerian PUPR 93,4% dan Kementerian Keuangan 89,5%.

Sri Mulyani menambahkan, dari penyerapan itu, output strategis pada bidang infrastuktur dapat dirasakan melalui dibangunnya jalan baru sepanjang 350,6 km dari target sepanjang 480,1 km.

Pembangunan jembatan terealisasi sepanjang 15.721,4 meter dari target 18.581,0 meter. Pembangunan bandara terealisasi sebanyak 4 bandara dari target 5 bandara serta jalur kereta api yang berhasil dibangun sepanjang 320,3 km dari target 505,1 km.

Kemudian di bidang pendidikan, telah tersalurkan dana melalui Program Indonesia Pintar kepada 20,6 juta siswa dari target sebanyak 20,1 juta siswa. Beasiswa Bidik Misi mencapai 443,7 ribu mahasiswa dari target 463,6 ribu mahasiswa.

Tersalurnya Bantuan Operasional Sekolah kepada 8,70 juta siswa dari target sebanyak 8,93 juta siswa dan sertifikasi guru yang telah diberikan kepada 40,4 ribu orang dari target 40,0 ribu orang.

Baca juga : Belanja Modal Dipercepat

Selanjutnya, di bidang kesehatan dan bantuan sosial, telah tersalurkan dana kepada peserta penerima PBI dan JKN sebanyak 96,0 juta jiwa dari target 96,8 juta jiwa.

Penugasan tenaga kesehatan mencapai 4.464 orang dari target 4.450 orang. Penyaluran PKH kepada 9,8 juta KPM dari target 10 juta KPM serta bantuan pangan non-tunai yang telah tersalurkan kepada 15,3 juta KPM dari target 15,6 juta KPM.

"Jadi 2019 saya bisa katakan APBN betul-betul dipakai untuk pembangunan yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Sesuai dengan instruksi presiden, APBN akan terus digunakan untuk membangun SDM melalui beasiswa, perbaikan sekolah, guru dan lainnya di 2020," pungkas Ani. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More