Selasa 07 Januari 2020, 14:13 WIB

Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Gana Buana | Megapolitan
Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Dok Jasa Marga
Banjir di Tol Becak Kayu, Rabu (1/1).

 

STATUS tanggap darurat bencana di Kota Bekasi diperpanjang hingga Selasa (14/1) mendatang. Hal ini mengingat di berbagai wilayah terimbas banjir masih butuh penanganan. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan perpanjangan status tersebut sudah didiskusikan bersama. Sebab, sampah serta infrastruktur yang hancur di Kota Bekasi butuh penanganan cepat.

"Masih sangat diperlukan panangan di lapangan seperti pengangkutan sampah dan pembersihan jalan-jalan utama yang terkena banjir," kata Rahmat, Selasa (7/1).

Baca juga: Kunjungi Sukajaya, Presiden: Kita Upayakan Semua Akses Terbuka

Rahmat menjelaskan, perbaikan infrastruktur, pembersihan material rusak serta akses air bersih masih sangat dibutuhkan di lokasi terimbas banjir. Apalagi tumpukan sampah yang ada butuh penanganan secara serius.

Dalam waktu dekat ini, kata dia, pemerintah juga akan menghubungi Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk meminta agar sampah-sampah akibat banjir di Kota Bekasi dapat dibuang ke TPST Bantargebang.

"Saya juga akan menghubungi pak Anies untuk memberikan ruang di TPST Bantargebang. Supaya nanti sampah-sampah banjir ini dapat dibuang ke sana,” kata dia.

Rahmat mengatakan, seluruh pegawai di Pemerintahan Kota Bekasi ikut turun ke berbagai wilayah terdampak banjir. Hal ini dilakukan agar dapat mempercepat proses pembersihan di jalan-jalan serta rumah-rumah warga.

“Kita harus lihat apa yang dibutuhkan warga. Kita harus siap melayani masyarakat karena kita pelayan masyarakat,” tambah dia.

Baca juga: Disambut Hujan di Sukajaya, Jokowi Pakai Jas Hujan Plastik

Sementara itu, Plt. Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsian BNPB Provinsi Jawa Bara Joko Wismoko mendukung keputusan pengambilan kebijakan perpanjangan masa tanggap darurat di Kota Bekasi. Ia juga meminta pemerintah daerah bisa langsung ambil langkah perbaikan wilayah terdampak.

“Pemkot Bekasi bisa menggunakan dana tak terduga untuk penanganan bencana. Jadi ketika pemkot membutuhkan pengadaan-pengadaan kebutuhan tanggap darurat ini, kita tidak perlu melakukan pelelangan, tetapi dapat secara langsung atau penunjukan langsung,” tandas dia. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More