Selasa 07 Januari 2020, 14:04 WIB

Kunjungi Sukajaya, Presiden: Kita Upayakan Semua Akses Terbuka

Dede Susianti | Megapolitan
Kunjungi Sukajaya, Presiden: Kita Upayakan Semua Akses Terbuka

MI/Dede Susianti
Presiden Joko Widodo lihat kondisi korban banjir bandang di Sukajaya, Bogor

 

SETELAH gagal mendarat di lokasi bencana di Sukajaya, Kabupaten Bogor, melalui udara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menggunakan jalur darat, Selasa (7/1) pagi.

Jokowi yang didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono tiba di posko pengungsian di Desa Harkat Jaya, sekitar pukul 09.00 WIB. Presiden datang menggunakan mobil land cruiser warna hitam.

Awal kedatangannya di Kantor Desa Harkat Jaya yang dijadikan posko disambut cuaca cerah. Namun, ketika Jokowi meninjau kondisi jalan tiba-tiba hujan turun lebat. Karena tidak tersedia payung, Jokowi melindungi kepalanya dengan tas map berwarna hitam. Kemudian, Jokowi menggunakan jas hujan plastik dari warga.

Jokowi meminta kepada warga untuk bersabar. Pihaknya akan berupaya menangani secepatnya.

"Yang sabar. Kita akan upayakan semua akses akan terbuka," kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Instruksikan Buka Akses ke Daerah Terisolasi Sukajaya

Dalam kesempatan itu, Jokowi memberikan bantuan berupa paket sembako dan uang cash sebesar Rp100 juta yang disampaikan melalui Kepala Desa Harkat Jaya.

"Pak Jokowi beri bantuan Rp100 juta untuk warga korban di desa ini. Katanya, tolong jangan sampai terlantar. Yang kedua, perhatikan juga korban yang meninggal," kata Kepala Desa Harkat Jaya Muhamad Soleh menirukan pesan yang diamanatkan Presiden melalui dirinya.

Pesan utama Presiden, lanjut Kades Soleh, adalah korban. Presiden mengkhawatirkan tidak ada bantuan dari luar yang masuk, karena tertutupnya akses.

Kades pun meminta kepada Presiden agar warga dipindahkan dari lokasi saat ini. Pihaknya khawatir kejadian serupa terulang lagi.

"Tadi saya minta tolong ke Pak Presiden agar warga saya dipindah. Takut terulang kembali," tuturnya.

Soleh pun mengutarakan persoalan tempat relokasi yang sudah ada yakni milik PTP dan berupa sawah.

"Soal tempat, saya bilang sudah ada. Tapi itu mah terserah, yang penting kami ditempatkan yang aman, yang enak, jangan sampai terulang kembali," ujarnya.

Soal itu, lanjut Kades Soleh, pihaknya tinggal koordinasi dengan Bupati Bogor. Untuk pembangunannya akan dilakukan pusat.

"Kata Pak Jokowi, saya diminta datang ke Bupati Bogor dan pusat akan melakukan pembangunannya," pungkas Soleh.

Minggu (5/1) pagi, Jokowi sempat melakukan peninjauan menggunakan jalur udara dari Lapangan Udara Atang Sandjaya, Bogor. Pesawat yang ditumpangi rombongan Jokowi sempat berputar-putar untuk melakukan pendaratan di lapangan Kecamatan Sukajaya, di Desa Pasir Madang, salah satu lokasi yang terisolir.

Namun karena cuaca buruk, kondisi hujan lebat dan kabut tebal serta petir, Panglima TNI ikut mengintruksikan agar pesawat kembali naik.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More