Selasa 07 Januari 2020, 06:44 WIB

KBRI London Tegaskan tidak Campuri Proses Hukum Reynhard Sinaga

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Internasional
KBRI London Tegaskan tidak Campuri Proses Hukum Reynhard Sinaga

AFP/HO/various sources
Reynhard Sinaga

 

SEORANG WNI bernama Reynhard Sinaga terbukti melakukan aksi pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap 48 pria di Manchester, Inggris.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan pihaknya tidak akan mencapuri proses hukum Reynhard yang dijerat hukuman seumur hidup.

"Kami tidak dalam posisi mencampuri proses hukum Reynhard. Kami hanya memastikan dia mendapatkan haknya secara adil," ujar Judha kepada Media Indonesia, Senin (6/1).

Ia pun menuturkan KBRI London telah melakukan penanganan kasus Reynhard selama tiga tahun, yakni 2017 hingga 2020.

Baca juga: Mahasiswa Indonesia Dihukum Seumur Hidup di Inggris

"Kita substansi fokusnya upaya-upaya perlindungan untuk konsuleran WNI yang tinggal di luar negeri," ucapnya.

Proses persidangan Reynhard dilakukan dalam empat tahap. Persidangan terakhir pada Januari 2020, Hakim memutuskan hukuman masa tahanan 30 tahun.

Berdasarkan fakta-fakta persidangan selama sidang tahap pertama hingga keempat, Reynhard dinyatakan terbukti bersalah atas 159 dakwaan dengan rincian tindak pemerkosaan sebanyak 136 kali, usaha untuk pemerkosaan sebanyak 8 kali, kekerasan seksual sebanyak 13 kali, dan kekerasan seksual dengan penetrasi sebanyak 2 kali.

"Fungsi pendampingan kekonsuleran telah dilakukan demi memastikan yang bersangkutan mendapatkan hak-hak hukum sesuai peraturan yang berlaku di negara setempat," tutur Judha. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More