Senin 06 Januari 2020, 16:05 WIB

Suhendra Siap Penuhi Undangan Mantan Kombatan GAM

Widhoroso | Megapolitan
Suhendra Siap Penuhi Undangan Mantan Kombatan GAM

Ist
Pengamat Intelejen Suhendra Hadikuntono

 

PENGAMAT intelejen Suhendra Hadikuntono menyatakan kesiapan memenuhi undangan para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Komite Peralihan Aceh (KPA) di Nangroe Aceh Darussalam, Jumat (10/1) mendatang. Menurutnya, undangan itu merupakan sebuah kehormatan baginya.

“Ini kehormatan. Tak ada alasan bagi saya untuk tidak hadir,” ujarnya di Jakarta, Senin (6/1).

Terkait soal undangan tersebut, Suhendra mengaku baru akan memberikan keterangan setelah memenuhi undangan itu. Yang pasti, undangan itu terjadi setelah keberhasilannya meredam gejolak politik dan keamanan di Aceh pasca-pemanggilan mantan Panglima GAM Muzakir Manaf oleh Komnas HAM beberapa waktu lalu. “Mungkin mereka akan mengajak diskusi lebih lanjut,” tuturnya.

Suhendra juga tidak mau mengatakan masalah aoa yang akan dibicarakan. Namun disinyalir pertemuan itu terkait masalah pelaksanaan butir-butir kesepakan (MoU) Helsinki antara pemerintah Indonesia dengan GAM pada 15 Agustus 2015.

Pada silaturahim mantan kombatan GAM dan KPA se-Aceh akhir tahun lalu, melahirkan pernyataan sikap tentang pelaksanaan MoU Helsinki yang ditujukan kepada pemerintah pusat, yakni, pertama, pemerintah pusat supaya merealisasikan semua ketentuan yang termuat dalam perjanjian damai MoU Helsinki, dan harus menjadi dasar hukum dalam tata kelola Pemerintahan Rakyat Aceh, sesuai dengan kesepakatan bersama antara Pemerintah RI dan GAM.

Selain itu, eksekutif dan legislatif Aceh diminta sesegera mungkin merumuskan kembali ketentuan hukum bagi Aceh berdasarkan prinsip-prinsip universal hak asasi manusia sebagaimana tercantum dalam Kovenan Internasional Perserikatan Bangsa-bangsa mengenai Hak-hak Sipil dan Politik dan mengenai hak-hak ekonomi, sosial dan budaya. Selain itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah Aceh diharapkan  segera memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceha. (RO/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More