Senin 06 Januari 2020, 19:30 WIB

Periode Nataru Usai, KAI Angkut 5 Juta Penumpang

Faustinus Nua | Ekonomi
Periode Nataru Usai, KAI Angkut 5 Juta Penumpang

ANTARA
Periode Nataru Usai, KAI Angkut 5 Juta Penumpang

 

Jahja Setiaatmadja Raih Penghargaan Bankers of The Year 2019PELAKSANAAN angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) dengan moda kereta api yang dimulai pada 19 Desember 2019 telah berakhir pada 5 Januari 2020. Selama periode tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) sukses menjalankan operasi angkutan Nataru sejak 19 Desember 2019 dan berakhir 5 Januari 2020. KAI mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang serta tercipta keselamatan perjalanan.

"Pada Angkutan Nataru 2019/2020, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil mengangkut 5,96 juta penumpang, meningkat 4,79% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yakni 5,69 juta penumpang," ujar VP Public Relations KAI, Yuskal Setiawan, melalui keterangan resmi, Senin (6/1).

Untuk jarak jauh, tercatat 3,21 juta penumpang dan jarak dekat mencapai 2,75 juta penumpang. Hal ini menunjukan adanya peningkatan cukup tinggi jika dibandingkan dengan periode 2018/2019 di mana tercatat jarak jauh dengan jumlah 2,98 juta penumpang dan jarak dekat 2,71 penumpang.

Menurut Yuskal, tren positif tersebut ditunjang oleh penambahan perjalanan KA di mana KAI menjalankan 374 perjalanan KA reguler dan 30 perjalanan KA Nataru atau total 404 KA. Jumlah ini pun meningkat 2% dari tahun sebelumnya yakni 394 KA. Selain itu, terjadi peningkatan pula pada kapasitas tempat duduk harian sebesar 4% di 2019 menjadi 250.012 tempat duduk dari 240.162 tempat duduk di 2018.


Baca juga: Jahja Setiaatmadja Raih Penghargaan Bankers of The Year 2019


KAI juga mencatat puncak mudik Nataru terjadi pada 30 Desember 2019 dengan volume mencapai 361.507 penumpang. KA Joglosemarkerto nomor 193 relasi Solo-Tegal-Purwokerto-Solo-Semarangtawang tercatat memiliki volume 42.526 penumpang sebagai kereta api dengan jumlah penumpang terbanyak, diikuti KA Joglosemarkerto nomor 199 relasi Solo-Tegal-Purwokerto-Solo-Semarangtawang tercatat memiliki volume 41.422 penumpang.

"Sedangkan Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun terpadat di masa Nataru tahun ini dengan jumlah volume penumpang yang berangkat sebanyak 380.612 penumpang diikuti Stasiun Bandung dengan 362.619 penumpang," tambah Yuskal.

Di samping itu, Yuskal mengatakan bahwa KAI telah memberi layanan maksimal kepada semua penumpangnya dimana KAI menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di sejumlah perjalanan Nataru. Salain itu, ada juga sejumlah perjalanan yang terganggu akibat banjir. Akan tetapi perusahaan terus berupaya maksimal dan memastikan tidak ada korban jiwa selama periode Nataru. (OL-1)

 

Baca Juga

AFP/David Gray

Harga Emas Melonjak 14 Dolar Saat Optimisme Bantuan Covid-19 di AS

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 07:47 WIB
Optimisme investor meningkat bahwa paket bantuan virus korona AS akan diumumkan sebelum pemilihan presiden 3 November, memicu naiknya harga...
Dok Taspen

PT Taspen Raih Peringkat idAAA dengan Outlook Stabil

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 06:57 WIB
Peringkat yang diberikan pada 19 Oktober 2020 itu mencerminkan peran kunci perusahaan dalam menyediakan jasa asuransi sosial kepada ASN di...
ANTARA

Meningkatnya Pemimpin Perempuan di BUMN Wujud Inovasi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:30 WIB
Kementerian BUMN berharap muncul talenta-talenta terbaik untuk memajukan kinerja dan performa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya