Senin 06 Januari 2020, 16:02 WIB

Soal Natuna, Jokowi: Tidak ada Tawar Menawar Kedaulatan

Indriyani Astuti | Nusantara
Soal Natuna, Jokowi: Tidak ada Tawar Menawar Kedaulatan

MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan tidak ada tawar-menawar mengenai kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terutama yang terkait teritorial negara di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

"Tidak ada yang namanya tawar menawar mengenai kedaulatan. Mengenai teritorial negara kita," tegas presiden,” kata Presiden Joko Widodo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (6/1).

Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Longsor Terjadi di Kudus dan Pati

Ia mengatakan hal tersebut berkaitan dengan memanasnya tensi hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Tiongkok dalam beberapa hari terakhir lantaran sejumlah kapal nelayan Tiongkok masih bertahan di Perairan Natuna hingga saat ini.

Kapal-kapal asing tersebut bersikukuh melakukan penangkapan ikan yang berjarak sekitar 130 mil dari perairan Ranai, Natuna.

Sementara TNI sudah mengerahkan delapan Kapal Republik Indonesia (KRI) berpatroli untuk pengamanan Perairan Natuna, Kepulauan Riau, hingga Senin (6/1).

Presiden Jokowi pun mengapresiasi seluruh pernyataan yang disampaikan jajarannya terkait persoalan pelanggaran kedaulatan tersebut.

Pernyataan tersebut mencerminkan ketegasan Pemerintah Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan. 

“Saya kira, seluruh statement yang disampaikan sudah sangat baik,” kata Presiden. (Ant/OL-6)
 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More