Senin 06 Januari 2020, 15:45 WIB

Soal Natuna, Mahfud MD Tegaskan tidak ada Perang dan Negosiasi

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Soal Natuna, Mahfud MD Tegaskan tidak ada Perang dan Negosiasi

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD.

 

MENTERI Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, menegaskan Presiden Jokowi telah menekankan bahwa Natuna bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga tidak ada negosiasi dengan Tiongkok. Mahfud juga mengatakan Indonesia dengan Tiongkok tidak dalam suasana perang terkait pelanggaran Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE) oleh Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Tidak berperang kita. Kita mempertahankan kedaulatan. Oleh sebab itu, urusan hubungan dagang, perekonomian, hubungan kebudayaan, hubungan apa pun dilanjutkan seperti biasa. Jadi tidak ada perang, tetapi tidak ada nego. Karena kalau menego berarti kita mengakui itu milik bersama," ujar Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (6/1).

Baca juga: Komisi I: Pemerintah Harus Percepat Program MEF

Mahfud menyebut negara hadir di Laut Natuna. Pemerintah akan meningkatkan patroli dan mengirim nelayan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Perairan Natuna itu. "Sekitar 120 orang menyatakan siap melakukan aktivitas kenelayanan di sana," katanya.

Ia mengaku akan terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah setempat. Hal ini dalam rangka menegaskan sikap negara yang tidak menerima tawar-menawar bila menyangkut kedaulatan.

"Kita sudah mulai merealisasikannya, penguatan pasukan di sana sudah mulai bergerak, kemudian kegiatan nelayan dan penghidupan nelayan di daerah sana juga akan ditingkatkan," jelasnya. (OL-6)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More