Senin 06 Januari 2020, 15:25 WIB

Proyek Deep Tunnel Dipastikan Batal

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Proyek Deep Tunnel Dipastikan Batal

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan keterangan pers seusai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden

 

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan wacana pembangunan deep tunnel akan dibatalkan.

"Sempat wacana. Yang deep tunel gak ada wacana akan dilanjutkan," kata Basuki di kantor BPK, Jakarta, Senin (6/1).

Pembatalan itu, lanjut Basuki, ditengarai lantaran tidak ditemukan kesepakatan teknis pembangunan deep tunnel. Terlebih belum ada pembahasan lebih lanjut sejak 5 tahun lalu.

"5 tahun belakangan belum ada dibahas," ujarnya.

Baca juga: Cegah Banjir, Mendagri Minta Pemda Perhatikan Pembangunan

Diketahui, proyek deep tunnel atau terowongan antibanjir itu muncul sejak 2007 saat Gubernur DKI Jakarta masih dijabat oleh Sutiyoso. Terowongan tersebut sebelumnya diproyeksikan akan menjadi penghubung jalan tol selain penampung air.

Proyek tersebut tadinya digagas untuk mengatasi persoalan banjir di ibu kota yang tidak berkesudahan. Menyoal pembebasan lahan untuk pengerjaan sodetan Ciliwung, Basuki mengharapkan sesuai musim hujan penggarapan dapat dilakukan.

"Masih ada pembebasan lahan. Setelah itu 6 bulan insy Allah tembus," pungkas Basuki.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More