Minggu 05 Januari 2020, 23:10 WIB

Sulsel Gelorakan Transaksi Non-Tunai

MI | Nusantara
Sulsel Gelorakan Transaksi Non-Tunai

MI/Lina Herlina
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah

 

GERAKAN bersih-bersih terus dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Yang terkini, ia menerapkan gerakan transaksi non-tunai nol rupiah.

“Tujuannya agar tidak terjadi praktik pengembalian dana tunai alias cashback, yang menjadi fee bagi aparatur sipil negara yang memiliki program,” ujar mantan Bupati Bantaeng, itu, Minggu (5/1).

Ia melarang praktik-praktik cashback. Nurdin juga melarang pungutan-pungutan oleh anak buahnya. “Tidak boleh ada cashback dalam bentuk apapun, untuk perjalanan dinas, makan, minun dan juga pengadaan alat tulis kantor. Kami sudah menyiapkan sanksi tegas jika ada ASN yang melanggar,” tandas Guru Besar Universitas Hasanuddin itu.

Untuk menyiapkan transaksi non-tunai, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Junaedi mengaku pihaknya sudah menggandeng Bank Sulsel.
“Untuk penerimaan maupun pengeluaran kas di atas Rp10 juta harus atau wajib non-tunai. Termasuk di dalamnya pembayaran tunjangan tambahan penghasilan pegawai.” (LN/N-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More