Minggu 05 Januari 2020, 22:25 WIB

Sektor Pertanian Miliki Makna Strategis

MI | Ekonomi
Sektor Pertanian Miliki Makna Strategis

ANTARA
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kanan)

 

SEKTOR Pertanian memiliki makna strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo  mengatakan sektor pertanian memiliki kontribusi besar terhadap terbukanya lapangan pekerjaan.Sektor pertanian juga mampu mendorong masyarakat memiliki kehidupan layak dengan skala ekonomi yang meningkat.

“Pertanian itu bersolusi langsung pada rakyat. Bicara pertanian berarti kita bicara lapangan pekerjaan. Dari jagung saja bisa 42 jenis, belum lagi dari jenis lain. Makanya, kita harus menjadikan pertanian sebagai tempat kerja yang baik dan tempatnya orang-orang menjadi kaya raya ,” kata Syahrul di Bali,akhir pekan lalu.

Syahrul menambahkan saat ini sektor pertanian sedang berjalan pada koridor yang jauh lebih modern dengan pemanfaatan sistem teknologi dan mekanisasi. Sistem ini masuk pada bagian revolusi industri 4.0 dengan perangkat yang ada menggunakan artificial intelligence.

“Jadi, pertanian itu tidak lagi penuh dengan lumpur, atau berkeringat dan capek. Pertanian sekarang di era 4.0 hanya duduk manis di kali dan bermain dengan smartphone atau komputer,” katanya.

Terkait sektor pertanian di Bali, Mentan  berharap Bali bisa  menjadi lokomotif dan pintu gerbang ekspor pertanian.  Menurutnya Bali merupakan provinsi yang memiliki potensi pertanian dan peternakan yang sangat besar.

“Pada hari ini telah ditandatangani tiga buah nota kesepahaman antara Kementan dan Pemda Bali. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pembangunan pertanian menuju pertanian yang maju, mandiri, dan modern” ungkapSyahrul.

Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan bahwa Provinsi Bali merupakan provinsi yang berbasis pertanian, dan penyediaan pangan merupakan salah satu program utama saat ini. Dukungan Kementan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian di Bali dipandangnya sangat penting.

“Bali kaya akan komoditas pertanian seperti jeruk, salak, kopi, sapi, kambing dan lain-lain.. Ke depan, diharapkan bantuan Kementan untuk mengoptimalkan potensi ini,” jelasnya. (UK/OL/RS/E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More