Minggu 05 Januari 2020, 14:30 WIB

Trump Tidak Takut Ancaman Iran dan Siap Gempur Iran Lagi

Deri Dahuri | Internasional
Trump Tidak Takut Ancaman Iran dan Siap Gempur Iran Lagi

AFP/Jim Watson
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

PROSES pemakanan dan penghormatan Mayor Jenderal Qassem Soleimani, pemimpin militer elite Iran, Pasukan  Quds, yang tewas akibat serangan udara pesawat udara  Amerika Serikat (AS) di Baghdad, Irak, dilaksanakan di Kota Ahvaz, Iran, Minggu (5/1).

Beberapa jam sebelum proses pemakaman dan kedatangan jenazah Soleimani yang disebut tokoh kedua Iran yang berpengaruh dari Baghdad, masyarakat Iran yang terdiri ribuan orang  datang berduyun-duyun ke Kota Ahvaz.  

Soleimani tewas bersama Abu Mahdi al-Muhandis, Wakil Komandan Pasukan Mobilisasi Popular (PMF) atau Hashd al-Shaabi, gabungan pasukan milisi Syiah yang didukung Iran.  

Serangan yang diperintahkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump ke Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1)itu  telah mendapat kecaman para pemimpin dunia. Seranga itu telah meningkatkan ketegangan di wilayah Timur Tengah secara drastis. Bahkan Pemimpin Agung  Iran Ayatollah Ali Khamenei telah memberi peringatan bahwa ‘aksi balas dendam segera tinggal menunggu’.

Dengan sikap dan tindakan yang kerap memicu kontroversi, Trump justru tak mundur dengan gretakan dan ancaman dari Iran. Di Twitter-nya, ia seakan menantang dan siap merespon serangan dari militer Iran dan milisi pendukungnya.

‘Jika mereka (Iran) menyerang lagi, yang saya nasihati secara tegas mereka jangan melakukannya, kami akan menghantam lebih keras lagi dari yang pernah dilakukan sebelumnya’ tulis Trump dalam Twitter-nya.

Tak hanya itu, dalam cuitan lainnya, Trump menunjukkan peralatan militer AS. Dia mengatakan dirinya tak akan segan-segan untuk mengerahkan semua kekuatan militernya jika basis atau personel AS diserang militer Iran.  

“Amerika Serikat telah membelanjakan dua triliun dolar untuk peralatan militer. Kami adalah terbesar dan bahkan terbaik di dunia. Jika Iran menyerang basis Amerika atau orang Amerika, kami akan mengirim peralatan militer indah yang baru...dan tanpa ragu,” ucap Trump dalam Twitter-nya. (AFP/Al-Arabiya/AlJazeera/OL-09)     

 

Baca Juga

AFP/Gali Tibbon

Menkes Positif Covid-19, PM Israel Kembali Masuk Karantina

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 02 April 2020, 23:39 WIB
Dikutip dari France24, Kamis (2/4), isolasi mandiri yang baru selama tujuh hari akan dilakukan perdana menteri, kata kantor perdana...
AFP/Jose Jordan

Covid-19 di Spanyol Renggut 10 ribu Nyawa

👤Haufan Hasyim Salengke/Nur Aivanni 🕔Kamis 02 April 2020, 23:19 WIB
Kementerian Kesehatan Spanyol mengumumkan, di negara itu kini terdapat 110.238 kasus infeksi Covid-19...
Antara

Afghanistan Mulai Ekstraksi Gas setelah Empat Dekade

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Kamis 02 April 2020, 22:40 WIB
Pada Kamis (2/4), pejabat Afghanistan mengkonfirmasi bahwa negara itu telah mulai mengekstraksi gas dari ladang yang baru ditemukan di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya