Minggu 05 Januari 2020, 10:26 WIB

UKPD Kebayoran Lama Kerja Bakti di Kelurahan Pondok Pinang

Puri Anisa Yuliani | Megapolitan
UKPD Kebayoran Lama Kerja Bakti di Kelurahan Pondok Pinang

MI/Putri Anisa Yuliani
UKPD Kebayoran Lama dan warga melakukan kerja bakti di Kelurahan Pondok Pinang usai banjir surut

 

UNIT Kerja Perangkat Daerah (UKPD) Kecamatan Kebayoran Lama melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah pascabanjir di RW 05 Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pagi ini, Minggu (5/1).

Dimulai pukul 06.00 WIB, jajaran UKPD yang dipimpin Camat Kebayoran Lama Aroman, Staf dan petugas baik dari PPSU, Sudin Sumber Daya Air Jaksel, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan bergabung membentuk estafet memindahkan sampah yang terbawa arus Kali Pesanggrahan dan sempat memenuhi rumah warga yang berada di paling ujung bibir kali untuk dibersihkan.

"Kerja bakti kali ini selain memang rutin dilakukan setelah banjir surut juga merupakan arahan dari Pak Gubernur Anies," kata Aroman ditemui di lokasi, Minggu (5/1).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua RW 05 Kelurahan Pondok Pinang, Mukhlis, mengatakan, wilayahnya merupakan yang paling parah terdampak banjir. Ada tujuh RT yang terdampak banjir hingga setinggi 2 meter.

Baca juga:  65 RW di Jakarta Masih Tergenang Banjir

Kontur wilayah RW 05 memang semakin menurun hingga menyentuh bibir Kali Pesanggrahan, sehingga membuat tujuh RT di RW 05 kerap langganan mengalami banjir.

"Wilayah saya paling parah, ada tujuh yang terendam banjir sampai 2 meter. Alhamdulillah kemarin tanggal 3 Januari sudah surut. Kalau di RW0 8 hanya tiga RT," ungkap Mukhlis kepada Media Indonesia.

Menurut Mukhlis, banjir tahun ini merupakan kedua yang terparah sejak 2007. Ketinggian muka air Kali Pesanggarahan yang melalui daerah RW 05 hingga 275 cm.

"Warga sempat mengungsi di tiga titik seperti di Majelis Taklim. Tapi sekarang sudah surut semua," pungkasnya.

Pembersihan dalam kerja bakti di RW 05 cukup sulit karena wilayah yang sempit terdiri dari gang-gang dan hanya mampu dilalui sepeda motor. Untuk itu, estafet pemindahan sampah menghabiskan waktu cukup lama. Hal itu ditambah material sampah yang berukuran cukup besar seperti bekas pintu, genteng asbes, hingga cabang-abang kayu dan kasur yang berukuran besar.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More