Minggu 05 Januari 2020, 00:00 WIB

Kedai Mungil yang Menyatu dengan Alam

Try/M-3 | Weekend
Kedai Mungil yang Menyatu dengan Alam

MI/BARY FATAHILAH
Suasana Phyllo Coffee & Kitchen di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

MELEPAS penat sesaat dari kemacetan kawasan Kelapa Gading tentunya menyenangkan. Apalagi, berkunjung ke coffee shop yang meyerupai rumah kaca nan asri di antara taman dan pepohonan.

Kedai yang berada di Kirana Park Avenue ini berada di pojokan taman, seperti ruang melepas dahaga, lelah, dan lapar seusai futsal. Phyllo Coffee & Kitchen ini dibangun mendekati alam, teduh, tidak banyak warna, hanya tembok putih, meja, dan kursi bar berwarna hijau dengan sedikit akses emas. Sisanya kaca yang membuat suasananya menyatu dengan alam.

“Seperti rumah kaca kecil di taman. Ini sesuatu yang beda karena mayoritas coffee shop di Kelapa Gading berada di ruko, kawasan ini sering kali macet. Jadi ini membuat orang melihat, ada lo tempat ngopi di sini di taman hijau. Lalu, terbentuklah Phyllo,” cerita sang pemilik Isabella Hartono di Jakarta, Senin (30/12/2019).

Berbeda dari coffee shop yang menawarkan jenis kopi kekinian, kedai kopi ini lebih menyajikan speciality coffee, dengan kisaran harga Rp18 ribu untuk espreso hingga Rp30 ribu untuk affogato. Salah satunya phyllo creation, yakni phyllo caramelized coffee (Rp32 ribu). Minuman ini berupa shot special blend espresso dingin disiram karamel dan busa cream machiato di atasnya. Meskipun Isabella mengarahkan untuk mengaduknya sebelum diminum agar rasa bercampur, lebih nikmat bila tetap membiar­kan kopi dan foam tidak menyatu.

Minuman ini cocok bagi Anda yang kurang menggemari kopi kekinian. Pasalnya, rasa kopi kuat akan tetap mendominasi, dengan sentuhan rasa manis creamy foam yang ikut tertelan dalam tegukan.

Ada juga ginger spice latte coffee, berupa latte dicampur dengan bubuk jahe dan ditabur bubuk kayu manis pada bagian atas. Minuman ini menjadi favorit para orangtua yang sedang menemani anak-anak mereka berlatih futsal di akhir pekan. Rasa susu dan dan jahenya cukup kuat, mungkin akan terasa pedas panas.

Minuman khas lainnya, ice golden turmeric, berupa racikan kunyit asam mo­dern, tidak lagi sekental jamu. Minuman berwarna kuning ini disajikan di dalam botol beling, disertai jelly. Karena rasanya tergolong terlalu manis untuk jamu, Anda bisa menuangkannya ke dalam gelas berisi batu es yang mereka sediakan.

Memiliki latar pengetahuan mengenai racikan bahan alami yang biasa untuk jamu, Isabella sedang memikirkan konsep minuman tradisional yang bisa dikombinasikan dengan kopi.

“Kami berpikir di kopi kayaknya mesti ada se­suatu yang ditambahkan, seputar jamu atau minum­an tradisional. Saat ini yang sudah ada campuran kopi dengan jahe, yang target marketnya memang orang tua. Mungkin bsia saja beras kencur coffee. Tapi ingat ya tidak semua kopi bisa dicampur jamu karena dua bahan itu sama-sama kuat,” ujarnya.

Penganut teh pun tidak terabaikan, ada phyllo breakfast, yaitu daun teh hitam dengan campuran potongan kelapa yang diseduh hingga menghasilkan aroma seperti vanila. Minuman ini membuat perut enteng dari rasa begah setelah makan.

Comfort food

Di sini ada 8 hidangan racikan chef Norman Ismail dengan kategori comfort food. Empat makanan yang paling sering dipesan, antara lain nasi gila gyudon, berupa nasi yang digoreng sedikit margarin bersama sosis, ayam, sayuran seperti nasi gila umumnya. Hanya diberi topping daging sapi gyudon dan telur ceplok dengan kuningnya setengah matang, yang memberi rasa gurih terutama saat disantap hangat.

Kemudian, nasi ayam suwir matah, segarnya cacahan ayam suwir sambal matah yang mengelilingi nasi. Selain itu, terdapat beef hamburg dengan saus mentai menggunakan garlic rice atau nasi mentega dan Thai beef basil, yaitu daging sapi di potong kotak-kotak, memakai telur setengah matang, sedangkan untuk kudapan, mereka menghadirkan butter croissant yang dipanggang fresh dari oven mereka. “Wangi butter croissant biasanya begitu menggugah orang menantikan selesai dipanggang,” ujarnya.

Phyllo Coffee buka Senin-Kamis sejak pukul 08.00-20.00 dan Jumat-Minggu hingga pukul 21.00. (Try/M-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More