Sabtu 04 Januari 2020, 13:35 WIB

Penyakit Pneumonia Merebak di Wuhan, Tiongkok

Deri Dahuri | Internasional
Penyakit Pneumonia Merebak di Wuhan, Tiongkok

Wang Zhao/AFP
Pada Jumat (3/1), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melaporkan merebaknya pnemonia di Tiongkok.

 

OTORITAS kesehatan Tiongkok sedang mengidentifikasi penyebab wabah pneumonia atau peradangan paru di pusat Kota Wuhan, Tiongkok. Jumlah orang yang terserang pneumonia mencapai 44 orang di Tiongkok.

Otoritas Singapura juga mengatakan pihakntya akan melakukan skrining pada para pendatang dari Tiongkok di Bandara Changi, Singapura.      

Pekan ini otoritas Tiongkok mengatakan petugas medis terus menginvestigasi 27 kaus infeksi pneumonia setelah berkembang rumor di media sosial bahwa kemingkinan bahwa Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) kemblai merebak.
 
Pada Jumat (3/1), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melaporkan merebaknya pnemonia di Tiongkok dan pihaknya terus melakukan monitor termasuk berkoordinasi dengan pemerintah Tiongkok.

"Investigasi masih dilakukan dan otoritas masih belum memberi konfirmasi patogen atau penyebab utama penyakit tersebut," kata Tarik Jasarevic, juru bicara WHO.    

Jasarevic menambahkan bahwa ada beberapa virus yang menyebabkann pnemonia, yang lebih umum dari pada SARS.    

Dalam pernyataanya dalam situs resmianya, Jumat (3/1), pejabat kesehatan di Wuhan, Tiongkok mengatakan mereka telah mengesampingkan penyakit pernapasa seperti influenza, flu burung, dan infeksi adenovirus sebagai penyebabnya.

Kini sebanyak 11 pasien dalam kondisi kritis dan pasien lainnya kondisinya stabil. Semua pesien telah diisolasi dan termasuk para dokter yang merawat 121 orang yang diduga terinfeksi.
 
Pembersihan juga dilakukan di sebuah supermarket seafood di mana beberapa pasien pneumonia berjualan di situ. Namun sejauh ini, belum ada kepastian terkait penularan antarmanusia dan belum ada petugas medis yang terinfeksi.     

Pada Jumat (3/1), Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan pihaknya telah melakukan skrining suhu tubuh penumpang yang datang dari Wuhan, Tiongkok.
   
Di Hong Kong, otoritas rumah sakit mengatakan dua pasien perempuan yang datang dari Wuhan telah dibawa ke rumah sakit. Kedua orang itu yang mengalami demam dengan gejala pneumonia itu telah diisolasi di ruang rumah sakit.    

Pada 2003, Tiongkok dilanda wabah SARS. Awalnya otoritas Tiongkok mengambil sikap tertutup sebelum penyakit SARS menjadi wabah besar. Pada saat itu, lebih dari 8.000 orang terinfeksi dan 775 orang meninggal. (AFP/Aljazeera/OL-09)

       

 

Baca Juga

AFP/Gali Tibbon

Menkes Positif Covid-19, PM Israel Kembali Masuk Karantina

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 02 April 2020, 23:39 WIB
Dikutip dari France24, Kamis (2/4), isolasi mandiri yang baru selama tujuh hari akan dilakukan perdana menteri, kata kantor perdana...
AFP/Jose Jordan

Covid-19 di Spanyol Renggut 10 ribu Nyawa

👤Haufan Hasyim Salengke/Nur Aivanni 🕔Kamis 02 April 2020, 23:19 WIB
Kementerian Kesehatan Spanyol mengumumkan, di negara itu kini terdapat 110.238 kasus infeksi Covid-19...
Antara

Afghanistan Mulai Ekstraksi Gas setelah Empat Dekade

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Kamis 02 April 2020, 22:40 WIB
Pada Kamis (2/4), pejabat Afghanistan mengkonfirmasi bahwa negara itu telah mulai mengekstraksi gas dari ladang yang baru ditemukan di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya