Sabtu 04 Januari 2020, 16:30 WIB

Jelang Tahun Baru, Pengiriman Pesan Whatsapp Pecahkan Rekor

Lufthi Anggraeni | Teknologi
Jelang Tahun Baru, Pengiriman Pesan Whatsapp Pecahkan Rekor

AFP/STAN HONDA
Logo WahstApp di sebuah ponsel

WHATSAPP mengumumkan lebih dari 100 miliar pesan pribadi dikirimkan pengguna jejaring sosialnya dalam kurun waktu 24 jam terakhir 2019 di seluruh dunia. Jumlah itu tercatat sebagai rekor baru dalam riwayat aplikasi pesan instan tersebut.

Untuk wilayah Indonesia, WhatsApp mencatat sebanyak 9 miliar pesan dikirimkan dan diterima selama 31 Desember 2019 lalu. Dan pada detik pergantian tahun dari 2019 ke 2020, WhatsApp mencatat sebanyak 12 miliar dari total 100 miliar pesan dikirimkan penggunanya.

Selain itu, WhatsApp juga mengumumkan lima fitur yang paling banyak digunakan penggunanya di seluruh dunia selama 31 Desember 2019 lalu. Kelima fitur tersebut adalah pesan teks, status, pesan gambar, panggilan WhatsApp, dan pesan suara.

Baca juga: Instagram akan Peringatkan Jika Komentar Anda Dinilai Menyinggung

Pencapaian itu diklaim WhatsApp berkat dukungan fitur enkripsi end-to-end yang disuguhkan pada layanan karyanya. WhatsApp turut menyebut akan terus berupaya memastikan kerahasiaan pesan yang dikirimkan pengguna.

Selain itu, WhatsApp juga menegaskan perusahaannya tidak dapat mengetahui pesan yang dikirimkan penggunanya, sebab fitur enkripsi end-to-end menjaga pesan hanya dapat diketahui pengirim dan penerima.

Sebagai informasi, data itu dihimpun WhatsApp selama 24 jam pada 31 Desember 2019 lalu, hingga tengah malam Waktu Standar Pasifik, dan berdasarkan penggunaan Daily Active User (DAU) atau pengguna aktif harian per 31 Desember 2019, dengan rata-rata 30 hari.

Sebelumnya, fitur Disappearing Messages kembali ditemukan pada WhatsApp Beta versi terbaru yaitu versi 2.19.275 untuk Android dan kemunculannya menghadirkan informasi lebih jelas terkait fungsi fitur tersebut.

Fitur itu telah diperbaiki dan berubah nama menjadi Delete Messages, memungkinkan pengguna mengatur masa kadaluarsa pesan berdasarkan opsi waktu yang disediakan WhatsApp, yaitu satu jam, hari, minggu, bulan atau tahun.

Berdasarkan temuan WABetaInfo, fitur ini ditujukan untuk menjaga percakapan pesan mengonsumsi terlalu banyak ruang penyimpanan di smartphone. WhatsApp dirumorkan tengah menguji fitur itu pada Oktober lalu.

Namun, fitur Delete Message untuk percakapan grup hanya dapat diakses administrator sehingga pengaturan dapat diaplikasikan kepada seluruh partisipan grup. (OL-2)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More