Sabtu 04 Januari 2020, 11:40 WIB

Ganja dan Sabu Ditemukan Terendam

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Ganja dan Sabu Ditemukan Terendam

MI/Kisar Rajagukguk
Pemilik ganja 51 kilogram dan 11 bungkus sabu yang ditangkap polisi di Depok, Jawa Barat, kemarin.

 

WARGA Perumahan Vila Bungur­ Indah (VBI) Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, menemukan puluhan paket ganja dan sabu berserakan di sebuah rumah kontrakan. Barang haram itu ditemukan warga saat mereka sedang membersihkan sisa banjir di salah satu kontrak-an di lingkungan RT 001/RW 01, Kelurahan Pasir Putih, Kecamat-an Sawangan, Depok.

Warga yang menemukannya langsung melaporkan ke Ketua RW 01 Kelurahan Pasir Putih, Abdul Hamid. Laporan itu diterus­kan ke Polsek Sawangan dan Polres Metropolitan Kota Depok yang langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan.

Aparat polisi menemukan 46 paket ganja seberat 51 kilogram dan sabu 11 bungkus serta sebuah alat timbangan sabu.

Selain melaporkan soal ganja dan sabu, warga juga melaporkan dua orang pria yang diduga sebagai pemilik ganja dan sa-bu, yaitu Sadaan, 41, karyawan swasta yang beralamat KTP Jalan Terogong RT 009/RW 10, Kelurahan Cilandak, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, dan Muhammad Arif, 27, pekerja      operasional interior mobil yang beralamat di Jalan Bahari Raya RT 009/RW 07 No 45, Fatmawati, Jakarta Selatan. Keduanya sudah ditangkap aparat penegak hukum kepolisian, Kamis (2/1) malam.

“Sadaan dan Muhammad Arif ditangkap di wilayah RW 01 Kelurahan Pasir Putih. Bersama barang bukti, dua pelaku langsung dibawa ke Kantor Polsek Sawangan­,” kata Hamid, Jumat (3/1).

Hamid pun menceritakan awal terbongkarnya kasus bermula saat warga sedang melakukan kerja bakti di lingkungan sehabis banjir, Kamis (2/1) pukul 15.00. Namun, ada satu rumah yang kosong karena pemiliknya belum pulang.

“Kami bongkar rumah itu dan kami bersihkan. Namun, saat itu warga malah terkejut dengan penemuan puluhan kotak yang dibungkus lakban. Ternyata di dalamnya ada ganja dan sabu. Kami langsung menghubungi polisi. Tak lama setelah itu, sang pemilik rumah datang dan langsung ditangkap polisi,” papar Hamid.

Hamid mengaku tidak mengenal tersangka. “Baru dua bulan tinggal di sana. Sejauh ini sih orangnya baik, enggak nyangka,” ungkap Hamid.

Kepala Polsek Sawangan, Komisaris Prasetyo, membenarkan penangkapan Sadaan dan Arif. “Kasus itu sedang dikembangkan guna mencari kemungkinan adanya tersangka lain,” kata Prasetyo saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (3/1). (KG/J-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More