Sabtu 04 Januari 2020, 09:40 WIB

Mobil belum Lunas Berujung Nahas

Gana Buana | Megapolitan
Mobil belum Lunas Berujung Nahas

ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Sejumlah warga berjalan di dekat mobil yang rusak pascabanjir di Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi, Jawa Barat.

 

ABDUL, warga Pondok Gede Permai, Kota Bekasi, Jawa Barat, hanya bisa pasrah ketika melihat mobilnya, Avanza, kini teronggok di pinggir jalan bertumpukan bersama puluhan mobil lainnya.

Puluhan mobil itu rusak parah seusai diterjang arus banjir yang melanda Perumahan Pondok Gede Permai, Rabu (1/1). Kendaraan itu mulai terlihat menumpuk sejak air berangsur surut kemarin siang.

Bukan hanya kendaraan roda empat, nyatanya kendaraan roda dua pun ada yang ikut rusak hanyut terbawa arus. Tumpukan kendaraan pun tidak hanya satu atau dua, tetapi di satu lokasi bisa terlihat hingga lima jejer kendaraan rusak bertabrakan.

Kendaraan-kendaraan itu ada yang berjenis Avanza, Honda Brio, Suzuki Ertiga, Suzuki Carry, serta lainnya. Kerusakan kendaraan pun bervariatif, mulai rusak penyok hingga pecah kaca untuk kendaraan mobil.

Kendaraan rusak tersebut kini hanya menunggu pulang dijemput sang pemilik di pinggir jalan.

Meski kendaraan idamannya itu bernasib nahas, Abdul masih bisa bersyukur karena keluarganya dalam kondisi sehat pascaperistiwa bencana banjir awal tahun.

“Ya, mau bagaimana lagi, mana masih kredit tiga tahun lagi kan (Avanza), untung ada asuransi. Enggak tahu juga bisa diklaim enggak,” kata Abdul kepada Media Indonesia, kemarin.

Dia menuturkan, saat banjir datang, air menyapu seluruh kendaraan dengan cepat. Tak sampai 30 menit mobil-mobil yang sempat dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi terseret arus banjir.

“Tinggi permukaan air masih aman pukul 10.00 WIB, tanggul enggak kuat tuh nahan, pukul 10.30 air turun, tanggul jebol, perumahan dikepung air, mobil yang sudah dievakuasi ikut terseret,” jelas Abdul.

Tak hanya kendaraan pribadi, terlihat juga beberapa minibus yang ikut rusak penuh lumpur di lokasi.

Warga setempat pun tak menyangka deras air banjir saat itu mampu menyapu kendaraan bak tsunami.

“Saya enggak menyangka sampai begini, ini baru pertama saya lihat air menyeret kendaraan. Padahal, mobil itu kan berat,” ungkap Erni, warga Pondok Gede Permai.

Erni mengaku banjir yang melanda perumahannya menyisakan trauma bagi warga setempat.

Apalagi, video-video banjir yang menerjang perumahan mereka masih beredar hingga saat ini.

“Saya tuh kalau melihat videonya cuma bisa bilang dalam hati, kok bisa ya sampai begitu,” lanjut dia.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Enung Nurcholish, mengaku pemerintah mempersilakan pemilik kendaraan untuk mengambil kendaraan mereka yang rusak di pinggir jalan.

“Kalau butuh tenaga derek, baru kami siap bantu,“ ujar Enung. (Gana Buana/X-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More