Sabtu 04 Januari 2020, 05:00 WIB

Warga Diungsikan akibat Karhutla di Australia

AFP/BBC/Hym/X-11 | Internasional
Warga Diungsikan akibat Karhutla di Australia

Shane CAMERON / ROYAL AUSTRALIAN NAVY / AFP
Foto yang di rilis Angkatan Laut Australia saat mengevakuasi warga dan wisatawan dari Kota Mallacoota, negara bagian Victoria, Australia.

 

ANGKATAN Laut Australia, kemarin telah mulai mengevakuasi warga yang terjebak kebakaran hutan di Kota Mallacoota.

“Dua kapal, HMAS Choules dan MV Sycamore, akan menjemput sekitar 1.000 orang,” kata anggota parlemen Darren Chester. Ia menyebutnya sebagai relokasi massal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sekitar 4.000 penduduk dan turis mengungsi ke pantai di Mallacoota  sejak awal pekan ini akibat kebakaran hutan.

Sebelunya, militer Australia telah mengevakuasi sekitar 60 orang melalui udara. “Kemudian AL mengungsikan lagi sekitar 963 warga yang telah mendaftar,” kata komandan kapal, Scott Houlihan.

Menurut media setempat, pengungsi akan berlayar selama 16 jam me­nyusuri pantai Victoria ke Port Welshpool.

Sementara itu, Menteri Utama di negara bagian Victoria, Daniel Andrews, menyatakan keadaan bencana untuk enam wilayah dan resor, termasuk Mallacoota.

Belasan tewas

Ribuan orang juga mengungsi dari negara bagian New South Wales. Sejak September, kebakaran telah me­newaskan 19 orang di Victoria dan New South Wales.

Kebakaran itu juga menghanguskan lebih dari 1.200 rumah. Setidaknya 28 orang juga masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, Perdana Menteri Scott Morrison dikecam karena dianggap lalai mengatasi kebakaran.

Dia diejek oleh penduduk yang ma­rah di Cobargo, New South Wales, dan harus mempersingkat kunjungannya ke kota yang dilanda kebakaran tersebut.

Morisson mengatakan mampu memahami kemarahan orang-orang. “Mereka telah sangat menderita,” ujarnya.

Morrison juga menghadapi kritik atas kebijakannya soal perubahan iklim. Warga Australia menyatakan Morrison harus segera bertindak mengatasi perubahan iklim.

Namun, Morrison menegaskan Australia sudah memenuhi tantangan soal perubahan iklim secara lebih baik daripada kebanyakan negara dan memenuhi target internasional terkait emisi.

“Pemerintah Australia belum mengambil langkah atau tindakan yang cukup soal perubahan iklim,” kritik pemimpin oposisi dari Partai Buruh Anthony Albanese. (AFP/BBC/Hym/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More