Jumat 03 Januari 2020, 23:05 WIB

Istana Minta Setop Saling Menyalahkan Soal Banjir

Antara | Humaniora
Istana Minta Setop Saling Menyalahkan Soal Banjir

Antara/Galih Pradipta
Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia

 

ISTANA Kepresidenan melalui Staf Khusus Presiden dan Juru Bicara Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menyalahkan terkait musibah banjir yang melanda kawasan Jabodetabek.

Angkie dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (3/1), menyesalkan ada pihak-pihak yang saling menyalahkan atas terjadinya banjir.

“Daripada salah-salahan lebih baik kita introspeksi dan bergotong-royong untuk membantu korban banjir,” kata Angkie.

Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada jajarannya termasuk Menteri/Kepala Lembaga untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan kapasitas semaksimal mungkin.

Angkie juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan mewaspadai penyakit pasca-banjir.

Baca juga : 3.100 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Ciliwung Selama Banjir

“Saya turut prihatin dengan kondisi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang terkena musibah ini. Yang paling penting kita harus tetap waspada jangan sampai terkena penyakit,” katanya.

Banjir di beberapa titik di Jabodetabek tidak hanya merendam pemukiman penduduk atau perumahan, tetapi juga jalan-jalan protokol atau fasilitas umum. Hal itu membuat banyak transportasi umum yang tidak dapat beroperasi selama banjir melanda.

Sampai dengan Kamis (2/1) tercatat korban meninggal dunia akibat banjir sebanyak 21 orang dan 62.000 orang terpaksa mengungsi di wilayah Jabodetabek.

“Keluarga korban meninggal mendapatkan santunan dari Kementerian Sosial sebesar Rp15 juta per kepala keluarga,” katanya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More