Jumat 03 Januari 2020, 22:44 WIB

DPR: Pemerintah Harus Tegas dan Terukur soal kedaulatan di Natuna

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
DPR: Pemerintah Harus Tegas dan Terukur soal kedaulatan di Natuna

Abtara/M. Risyal Hidayat
KRI Teuku Umar-385 usai Upacara operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020

 

WAKIL Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari, meminta agar pemerintah segera melakukan tindakan tegas atas pelanggaran kedaulatan Indonesia.

Tindakan nyata di lapangan yang tegas, terarah, dan terukur harus dilakulan terhadap siapapun yang melanggar kedaulatan Republik Indonesia.

Kharis mengatakan, pemerintah jangan hanya protes atas manuver kapal coast guard Tiongkok yang mengawal puluhan kapal yang diduga mencuri ikan di sekitar 3.8 Nautical Miles dari garis Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

"Kalau terbukti beri tindakan tegas, terukur dan jelas kita tidak pernah main-main soal Kedaulatan NKRI," tutur Kharis, dalam keterangan pers, Jumat, (3/1).

Baca juga : Indonesia Nilai Tiongkok Langgar Kesepakatan Hukum Laut

Kharis mengatakan, pemerintah Tiongkok tidak bisa secara sepihak mengklaim memiliki kedaulatan di wilayah tertentu. Ia mengatakan semua ada aturan hukumnya bukan asal klaim.

"Silahkan mereka klaim tapi kita punya sikap dan menghormati hukum internasional ada ZEE, dan Natuna serta wilayah yang meliputinya sejauh 200 Mil laut itu jelas wilayahnya Republik Indonesia," tutur Kharis.

Kharis juga meminta menteri pertahanan untuk segera membangun System Marine Surveillance. Dengan begitu deteksi dini masuknya kapal-kapal dapat dilakukan.

"Itu harus segera diintegrasikan sehingga segala sesuatu yang sifatnya cegah dini kita harus bangun yang canggih untuk mengawasi perairan Indonesia agar menndeteksi lebih dini kapal-kapal asing yang masuk dan melakukan kegiatan di perairan Indonesia," tutup Kharis. (OL-7)

Baca Juga

DOK DPR RI

Aturan New Normal Diharap tidak Tumpang Tindih

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Mei 2020, 17:00 WIB
Ia pun belum mengetahui apakah pemerintah sudah melakukan kajian terhadap new normal...
MI/IMMANUEL ANTONIUS

Aktivis dan Akademisi Tolak Perpres TNI Tangani Terorisme

👤RO/Micom 🕔Rabu 27 Mei 2020, 16:23 WIB
Perpres tersebut akan membuka ruang dan potensi collateral damage yang tinggi dan cenderung...
DOK DPR RI

Sulit Hidup Berdamai dengan Korona

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Mei 2020, 16:00 WIB
Dimyati mengatakan, invasi dan agresi virus Covid-19 ke seluruh dunia sangat berbahaya dan lebih jahat dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya