Jumat 03 Januari 2020, 17:19 WIB

Puluhan Mobil Terseret Banjir di Pondok Gede Masih Menumpuk

Gana Buana | Megapolitan
Puluhan Mobil Terseret Banjir di Pondok Gede Masih Menumpuk

ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Sejumlah warga berjalan di dekat mobil yang rusak pascabanjir di Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1).

 

PULUHAN kendaraan terlihat rusak usai diterjang arus banjir yang melanda Perumahan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi. Kendaraan tersebut mulai terlihat numpuk sejak air banjir surut Kamis (2/1) siang.

Bukan hanya kendaraan roda empat, nyatanya kendaraan roda dua pun ada yang ikut rusak hanyut terbawa arus. Tumpukan kendaraan pun bukan hanya satu atau dua. Melainkan di satu lokasi bisa terlihat hingga lima jejer kendaraan rusak saling bertabrakan.

Kendaraan-kendaraan tersebut ada yang berjenis Avanza, Honda Brio, Suzuki Ertiga, Suzuki Carry serta masih banyak lainnya. Kerusakan kendaraan tersebut bervariatif, mulai dari rusak penyok, namun rata-rata pecah kaca untuk kendaraan mobil. Kendaraan rusak tersebut kini hanya menunggu pulang dijemput sang pemilik di pinggir jalan.

“Rusak parah, mulai dari mulai kaca depan, samping, spion, kiri kanan body penyok. Tapi mesinnya belum tau, kerusakan cukup parah," ungkap salah satu pemilik kendaraan yang tersapu banjir, Abdul di Perumahan Pondom Gede Permai, Jumat (3/1).

Abdul menuturkan, saat banjir datang air menyapu seluruh kendaraan dengan cepat. Tak sampai 30 menit mobil-mobil yang sempat dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi nyatanya ikut terseret arus banjir.

“Tinggi muka air masih aman jam 10.00 WIB, tanggul engga kuat tuh nahan, jam 10.30 WIB air turun, tanggul jebol, perumahan dikepung air, mobil yang udah dievakuasi ikut keseret,” jelas Abdul.

Abdul mengaku hanya bisa pasrah melihat mobil Avanza miliknya terbawa arus banjir. Ia hanya bersyukur hingga saat ini keluarganya dalam kondisi sehat pasca peristiwa bencana banjir awal tahun.

“Yah mau bagaimana lagi, mana masih kredit tiga tahun lagi kan, untung ada asuransi. Engga tahu juga bisa diklaim engga,” kata dia.

Tak hanya kendaraan pribadi, namun terlihat ada beberapa mini bus yang ikut rusak penuh lumpur di lokasi. Warga setempat pun tak menyangka deras air banjir pada Rabu (1/1) mampu menyapu kendaraan bak air tsunami.

“Saya engga nyangka aja sampai begini, ini baru pertama saya lihat air nyeret kendaraan, padahal mobil berat,” ungkap Erni, warga PGP lainnya.

Erni mengaku, banjir yang melanda perumahannya menyisakan trauma bagi warga setempat. Apalagi, video-video banjir yang menerjang perumahan mereka masih beredar hingga saat ini.

“Saya tuh kalau lihat videonya cuma bisa bilang dalam hati, kok bisa ya sampai begitu,” lanjut dia.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Enung Nurcholish mengaku, pemerintah mempersilahkan pemilik kendaraan untuk mengambil kendaraan mereka yang rusak di pinggir jalan. Namun, Dishub Bekasi mengaku siap membantu bila membutuhkan alat berat.

“Kalau butuh tenaga derek baru kita bantu, kalau untuk kendaraannya ya diambil diamankan masing-masing dulu. Kalau ada yang menghalangi jalan kita bantu derek ke pinggir dulu,” kata Enung. (Gan/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More