Jumat 03 Januari 2020, 12:12 WIB

Nasib Mobil Kredit Diterjang Banjir

Gana Buana | Megapolitan
Nasib Mobil Kredit Diterjang Banjir

MI/Gana Buana
Kendaraan rusak menunggu dijemput pemilik di Perumahan Pondok Gede Permai, Jumat (3/1).

 

PULUHAN kendaraan terlihat rusak usai diterjang arus banjir yang melanda Perumahan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi. Kendaraan tersebut mulai terlihat numpuk sejak air banjir surut, Kamis (2/1) siang.

Bukan hanya kendaraan roda empat, kendaraan roda dua pun ada yang ikut rusak hanyut terbawa arus. Tumpukan kendaraan pun bukan hanya satu atau dua. Di satu lokasi bisa terlihat hingga lima kendaraan rusak saling bertumpuk.

Kendaraan-kendaraan tersebut ada yang berjenis Toyota Avanza, Honda Brio, Suzuki Ertiga, Suzuki Carry, serta masih banyak lainnya. Kerusakan kendaraan tersebut bervariatif, mulai dari rusak penyok hingga pecah kaca untuk kendaraan mobil. Kendaraan rusak tersebut kini hanya menunggu pulang dijemput sang pemilik di pinggir jalan.

Baca juga: Jakarta Banjir, Operasional MRT tidak Terganggu

“Rusak parah, mulai dari mulai kaca depan, samping, spion, kiri kanan body penyok. Tapi mesinnya belum tau, kerusakan cukup parah," ungkap salah satu pemilik kendaraan yang tersapu banjir, Abdul, di Perumahan Pondok Gede Permai, Jumat (3/1).

Abdul menuturkan, saat banjir datang, air menyapu seluruh kendaraan dengan cepat. Tidak sampai 30 menit, mobil-mobil yang sempat dievakuasi ke lokasi lebih tinggi juga ikut terseret arus banjir.

“Tinggi muka air masih aman pukul 10.00 WIB. Tapi, tanggul engga kuat tuh nahan, jam 10.30 WIB air turun, tanggul jebol, perumahan dikepung air, mobil yang udah dievakuasi ikut keseret,” jelas Abdul.

Abdul mengaku hanya bisa pasrah melihat mobil Avanza miliknya terbawa arus banjir. Ia hanya bersyukur, hingga saat ini, keluarganya dalam kondisi sehat pascaperistiwa bencana banjir awal tahun.

“Yah mau bagaimana lagi, mana masih kredit tiga tahun lagi kan, untung ada asuransi. Engga tahu juga bisa diklaim engga,” kata dia.

Tidak hanya kendaraan pribadi, terlihat ada juga beberapa minibus yang ikut rusak penuh lumpur di lokasi. Warga setempat pun tidak menyangka deras air banjir pada Rabu (1/1) mampu menyapu kendaraan bak air tsunami.

“Saya enggak nyangka aja sampai begini. Ini baru pertama saya lihat air nyeret kendaraan, padahal mobil berat,” ungkap Erni, warga PGP lainnya.

Erni mengaku, banjir yang melanda perumahannya menyisakan trauma bagi warga setempat. Apalagi, video-video banjir yang menerjang perumahan mereka masih beredar hingga saat ini.

“Saya tuh kalau lihat videonya cuma bisa bilang dalam hati, kok bisa ya sampai begitu,” lanjut dia.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Enung Nurcholish mengaku pemerintah mempersilahkan pemilik kendaraan untuk mengambil kendaraan mereka yang rusak di pinggir jalan. Namun, Dishub Bekasi mengaku siap membantu bila membutuhkan alat berat.

“Kalau butuh tenaga derek baru kita bantu, kalau untuk kendaraannya ya diambil diamankan masing-masing dulu. Kalau ada yang menghalangi jalan kita bantu derek ke pinggir dulu,” kata Enung. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More