Jumat 03 Januari 2020, 11:35 WIB

Komandan Garda Revolusi Iran Tewas dalam Serangan AS di Irak

Marcheilla Ariesta | Internasional
Komandan Garda Revolusi Iran Tewas dalam Serangan AS di Irak

AFP
Kepala Pasukan Elite Garda Revolusi Islam Quds. Qassem Soleimani

 

SEDIKITNYA tiga roket ditembakkan ke Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat (3/1). Insiden itu menewaskan delapan orang, termasuk salah satu kepala militer terkuat Iran, Jenderal Qassim Soleimani yang juga Kepala Pasukan Elite Garda Revolusi Islam Quds.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan Soleimani sama berbahayanya dengan pemimpin Islamic State Abu Bakr al-Baghdadi. Soleimani merupakan target incaran AS sejak April 2019.

Kementerian Luar Negeri AS menyatakan Iran bertanggung jawab atas pembunuhan 608 tentara AS selama Perang Irak. Soleimani merupakan kepala pasukan yang didukung Iran untuk melakukan operasi yang membunuh pasukan AS.

Baca juga: Demonstran Pro-Iran Tinggalkan Kedutaan Besar AS di Baghdad

"Sebanyak 17% dari semua kematian personel AS di Irak sejak 2003 hingga 2011 diatur oleh Soleimani," ungkap Kementerian Luar Negeri AS seperti dikutip dari Fox News, Jumat (3/1).

Serangan ini juga menewaskan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan milisi yang didukung Iran. Dia dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Populer.

Politisi senior mengatakan jenazah Soleimani diidentifikasi dari cincin yang dipakainya.

Kematian Soleimani mendapat kecaman besar. Kedutaan Besar AS di Baghdad dicoret jendelanya dengan tulisan "Soleimani adalah pemimpin kami!"

Kematian Soleimani ini merupakan titik balik potensial di Timur Tengah. Iran diperkirakan akan memberikan balasan keras atas kematian jenderal berkuasa itu. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More