Jumat 03 Januari 2020, 11:17 WIB

Hari Ketiga Banjir, Ancaman Diare dan Leptospirosis Mengintai

Atalya Puspa | Megapolitan
Hari Ketiga Banjir, Ancaman Diare dan Leptospirosis Mengintai

MI/Rifaldi Putra Irianto
Menkes Terawan meninjau pengungsi banjir di Masjid Universitas Borobudur

 

BENCANA banjir yang melanda wilayah Jabodetabek telah memasuki hari ketiga. Berkaitan dengan itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyatakan terdapat ancaman penyakit yang mengintai warga terdampak, yaitu diare dan leptospirosis.

"Seperti yang kita prediksi, hari ketiga ada ancaman penyakit mulai dari masalah pencernaan hingga leptospirosis. Ini masalahnya berarti air bersih," kata Terawan di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Jumat (3/1).

Berdasarkan pantauannya di lapangan, Terawan telah mendapati banyak warga di posko pengungsian yang terindikasi terkena diare. Untuk itu, pihaknya dan Kementerian/lembaga terkait akan terus all out memberikan bantuan tenaga medis hingga kebutuhan warga agar terhindar dari penyakit-penyakit yang mengintai.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Banjir Jabodetabek Kini 43 Orang

"Ada yang kelelahan, mules perutnya, diare kita sudah langsung ada pendampingan. Makanya pusat krisis kita kerahkan. Tenaga kesehatan all out. Ada 11 ribu. Siap dimana-mana, di lapangan hingga rumah sakit," tutur Terawan.

Selain itu, dirinya juga mengimbau warga terdampak untuk menjalankan hidup bersih dengan rajin mencuci tangan dan menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar ruangan. Hal itu sebagai langkah preventif penyebaran penyakit yang timbul akibat bencana banjir.

Sejalan dengan itu, pihaknya juga berupaya menyediakan air bersih bagi warga terdampak dan melakukan screening pada sumur-sumur yang terkontaminasi air banjir agar tidak membahayakan warga.

"Kita akan sediakan layanan di posko pengungsian sampai tidak dibutuhkan lagi oleh masyarakat. Selama masyarakat masih membutuhkan, kita akan siap siaga," tandasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More